x

3 Dosa Besar Manchester United Pasca Ditahan Imbang Southampton

Selasa, 14 Juli 2020 11:14 WIB
Penulis: Petrus Tomy Wijanarko | Editor: Lanjar Wiratri
Manchester United harus menanggung sejumlah dosa besar pasca ditahan imbang oleh Southampton, dalam laga lanjutan Liga Inggris, Selasa (14/07/20) dini hari WIB.

INDOSPORT. COM - Manchester United harus menanggung sejumlah dosa besar pasca ditahan imbang oleh Southampton, dalam laga lanjutan Liga Inggris, Selasa (14/07/20) dini hari WIB.

Pentas Liga Inggris semalam memang memainkan pertandingan pekan ke-35 antara Manchester United vs Southampton. Laga dilangsungkan di markas Manchester United, Old Trafford.

Southampton yang bertindak sebagai tim tamu mampu mencuri gol lebih dulu pada menit ke-12. Gol Southampton dicetak oleh pemain tengahnya, Stuart Armstrong.

Baca Juga
Baca Juga

Manchester United tak tinggal diam mendapati ketertinggalan. Pada menit ke-20 Setan Merah sukses menyamakan kedudukan melalui gol Marcus Rashford.

Serangan Manchester United makin menggila saja. Tiga menit pasca gol Rashford, pemain-pemain Manchester United melakukan selebrasi lagi menyambut gol Anthony Martial, yang sekaligus membalikkan keadaan.

Saat laga sepertinya akan berakhir untuk kemenangan Manchester United, Southampton mengejutkan di masa injury time. Menit ke-90+6' Southampton berhasil mencetak gol penyeimbang lewat aksi Michael Obafemi.

Tak lama berselang setelah gol Obafemi, wasit yang memimpin laga meniup peluit tanda bubar. Laga Manchester United vs Southampton berakhir imbang 2-2.

Bila dibedah secara mendalam, hasil imbang kontra Southampton ternyata begitu menyakitkan bagi Manchester United. Bagaimana tidak, akibat ditahan imbang Southampton, Manchester United kini harus menanggung sejumlah dosa besar.

INDOSPORT lantas coba mengulas dosa-dosa yang ditanggung Manchester United setelah ditahan imbang Southampton. Mari simak ulasannya berikut ini.

Baca Juga
Baca Juga

Kambuhnya Paul Pogba

Manchester United sepertinya harus mengkhawatirkan kondisi Paul Pogba setelah laga kontra Southampton semalam. Muncul tanda-tanda kalau penyakit Pogba mulai kambuh lagi.

Bukan soal penyakit cedera, melainkan lebih kepada performa di atas lapangan. Sepanjang musim 2019/20, Pogba memang kerap dikritik atas penampilannya yang angin-anginan bersama Manchester United.

Pogba sejatinya dalam beberapa pekan terakhir mampu menunjukkan kualitas hebatnya. Setidaknya dari laga Liga Inggris pekan ke-31 sampai ke-34, rating penampilan Pogba menurut Whoscored selalu di atas angka 7,5.

Namun kalau melihat pertandingan pekan ke-35 melawan Southampton, kegemilangan Pogba tiba-tiba luntur seketika. Pogba rating penampilannya hanya 5,9 atau yang berarti sangat buruk.

Rating Pogba bahkan menjadi yang paling buruk di antara 11 pemain utama Manchester United semalam. Pogba juga melakukan sebuah blunder pada menit ke-11 yang memudahkan pemain Southampton, Stuart Armstrong untuk mencetak gol.


1. Dosa Besar Manchester United

Selebrasi Martial dan Rashford, dua pencetak gol di laga pekan ke-35 Liga Inggris 2019/20, Manchester United vs Southampton

Kualitas Permainan

Manchester United semalam gagal meraih kemenangan saat melakoni laga lanjutan Liga Inggris pekan ke-35 kontra Southampton. Bermain di rumah sendiri, Setan Merah tertahan imbang 2-2.

Kalau dibedah secara keseluruhan, dosa besar tampak jelas dalam kualitas permainan Manchester United. Bagaimana tidak, Manchester United bisa-bisanya kalah dari Southampton terkait statistik penguasaan bola.

Menurut data Whoscored, Manchester United semalam menorehkan presentase penguasaan bola sebesar 47,6 persen. Sedangkan Southampton mampu mengungguli catatan MU itu dengan torehan penguasaan bola 52,4 persen.

Sungguh fakta yang begitu pilu untuk Manchester United. Tak biasanya Manchester United kalah penguasaan bola bila melawan tim yang secara kualitas masih di bawahnya.

Terakhir kali Manchester United kalah penguasaan bola adalah kala memainkan laga Liga Inggris pekan ke-29 kontra Manchester City. Hal tersebut sungguh wajar, mengingat The Citizen terkenal akan kehebatan strategi penguasaan bolanya, sehingga Manchester United harus bermain lebih menunggu dan mengandalkan counter attack.

Gagal Tembus Zona Liga Champions

Gol Southampton yang dicetak Michael Obafemi di menit-menit akhir laga, benar-benar menyakitkan untuk Manchester United. Akibat gol itu, Setan Merah gagal mewujudkan target besarnya.

Manchester United semalam sedang mengusung misi besar meraih kemenangan. Apabila menang, Manchester United yang duduk di peringkat lima, akan langsung naik ke posisi tiga menggeser dua tim sekaligus, Chelsea dan Leicester City.

Namun apa daya, Manchester United malah tertahan imbang 2-2. Skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer pun harus menerima nasib tertahan di peringkat lima.

Meski begitu, peluang Manchester United untuk menembus zona Liga Champions masih terbuka lebar. Manchester United kini mengoleksi 59 poin, sama persis seperti tim peringkat empat Leicester City (hanya kalah selisih gol), serta berjarak satu angka dari tim peringkat tiga, Chelsea.

Manchester UnitedSouthamptonLiga Inggris

Berita Terkini