x

Mengenang Derby County, Tim Terburuk Liga Inggris yang Dirumorkan Dekati Bambang Pamungkas

Selasa, 30 Maret 2021 12:42 WIB
Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
Klub Liga Inggris, Derby County.

INDOSPORT.COM – Mengenang kembali sepak terjang Derby County, tim terburuk sepanjang sejarah Liga Inggris yang sempat dirumorkan mendekati Bambang Pamungkas.

Seluruh pecinta Liga Inggris mungkin sepakat mengatakan Derby County adalah seburuk-buruknya tim yang pernah berkompetisi di Liga Inggris.

Tentu hal ini tak lepas dari sepak terjangnya pada musim 2007/08 lalu di mana Derby County terdegradasi pada bulan Maret, tepatnya 29 Maret 2008.

Baca Juga
Baca Juga

Bagi sepak bola Inggris, terdegradasi di bulan Maret atau kompetisi menyisakan dua bulan lagi adalah pencapaian paling buruk sepanjang sejarah.

Derby County tercatat menjadi tim tercepat yang degradasi sepanjang sejarah Liga Inggris sejak 1992/93. Hingga akhir musim 2007/08, tim berjuluk The Rams ini hanya mengoleksi 11 poin saja.

11 poin itu didapat dari satu kemenangan dan delapan hasil imbang. 29 laga sisanya, Derby County selalu tumbang.

Buruknya lagi, Derby County kebobolan 89 gol dalam 38 laga atau satu musim kompetisi. Catatan ini menjadi yang terburuk ketiga di belakang Swindon Town (1993) dengan kebobolan 100 gol dalam 42 laga dan Ipswich Town (1994) yang kebobolan 94 gol dalam 42 laga.

Baca Juga
Baca Juga

Buruknya penampilan Derby County di musim itu bahkan membuat fans The Rams tak percaya dengan apa yang mereka lihat sepanjang musim 2007/08.

“Kami masih menduga-duga bagaimana itu (musim 2007/08) terjadi. Bagaimana bisa kami (Derby County) begitu buruk,” tutur Simon Kirk, pemegang tiket musiman Derby County dikutip dari Four Four Two.

Padahal, sebelum bermain di Liga Inggris 2007/08, Derby County banyak membuat kejutan saat promosi hingga membuat gempar Tanah Air dengan rumor ingin memboyong Bambang Pamungkas. Berikut kisah lengkapnya.


1. Sepak Terjang Derby County hingga Gosip Mendekati Bambang Pamungkas

Bambang Pamungkas.

Sejatinya, tak ada yang menyangkan Derby County bisa promosi ke Liga Inggris 2007/08. Pasalnya, saat itu The Rams berada dekat dengan posisi bawah Divisi Championship (kasta kedua) di musim 2006/07.

Hal ini diakui oleh Billy Davies, pelatih Derby County yang datang pada musim panas 2006 setelah saham kepemilikan klub berganti ke Peter Gadsby.

Davies saat itu menandatangani kontrak tiga tahun dengan target di tahun pertama masuk ke papan tengah, di tahun kedua ke 10 besar dan di tahun ketiga promosi.

Tapi, siapa sangka ia membuat kejutan dengan promosi di tahun pertamanya melatih Derby County lewat jalur Play-Off.

Padahal di awal kepemimpinannya, Derby County tumbang tiga kali dan imbang sekali dalam enam laga awalnya di musim 2006/07. Siapa sangka, torehan itu mampu dibalikkan sehingga finis di tempat ketiga di akhir musim dan lolos ke babak play-off.

Di babak play-off, Derby County mampu mengalahkan Southampton dan West Bromwich Albion dan sah promosi di tahun pertama Billy Davis melatih The Rams.

Lalu di musim 2007/08, Derby County resmi berlaga di Liga Inggris. Di laga awal, Davies mampu membawa The Rams menahan imbang Portsmouth dengan skor 2-2. Di laga kedua, The Rams pun hanya tumbang 0-1 dari Manchester City.

Hasil ini pun lantas dibarengi hasil buruk lainnya di tiga laga lanjutan. Di pekan ke-6, Derby County sempat meraih kemenangan perdananya kala menjamu Newcastle United. Namun, setelahnya badai besar pun tiba.

Derby County harus menerima 25 kekalahan dan meraih hasil imbang tujuh kali sejak kemenangan perdananya di Liga Inggris 2007/08 di pekan ke-6. Hingga pada akhirnya, The Rams harus degradasi saat bermain imbang 2-2 melaan Fulham pada 29 Maret 2008.

Di balik kisah mengenaskan Derby County ini, ada sekelumit cerita menarik di mana legenda sepak bola Indonesia, Bambang Pamungkas dilaporkan bakal diboyong Derby County.

Laporan ini dirilis pertama kali oleh laman eyefootball.com pada 2008 silam. Saat itu, laman tersebut membuat rumor bahwa pelatih Derby County kala itu, Paul Jewell membutuhkan striker berpengalaman untuk mendampingi penyerang muda mereka, Emanuel Villa.

Bahkan dirumorkan Derby County telah menyiapkan dana 300 ribu poundsterling kala itu untuk memboyong Bambang Pamungkas.Namun, sebelum rumor berkembang, pria yang disapa Bepe ini membantahnya.

Bepe menyebut bahwa rumor itu bohong belaka. Ia menyertakan fakta bahwa agen bernama Anthony van Dolen yang dilaporkan melakukan negosiasi dengan Derby County untuknya ternyata sudah meninggal.

“Dari berita tentang ketertarikan Derby County terhadap saya beserta 300 ribu poundsterling-nya, ternyata sang agen Ton Van Dalen telah meninggal 2 tahun yang lalu, tepatnya 5 Februari 2006,” tutur Bepe pada 2008 silam.

Bambang PamungkasDerby CountyLiga InggrisSepak Bola

Berita Terkini