x

Sergio Aguero dan Kedigdayaannya dalam 1 Dekade Terakhir Liga Inggris

Rabu, 31 Maret 2021 11:25 WIB
Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
Penyerang klub Liga Inggris, Manchester CIty, Sergio Aguero diizinkan pergi oleh klubnya.

INDOSPORT.COM - Klub Liga Inggris, Manchester City, mengonfirmasi kepergian strikernya, Sergio Aguero, di akhir musim nanti. 

Kabar menghebohkan datang dari Liga Inggris. Klub Man City secara resmi mengumumkan kepergian bomber andalannya, Sergio Aguero, pada bursa transfer musim panas mendatang. 

"Manchester City akan mengucapkan selamat tinggal pada penyerang legendaris Sergio Aguero ketika kontraknya berakhir musim panas ini." demikian tulis Man City. 

Baca Juga
Baca Juga

Pemilik Man City, Khaidoon Ali Mubarak, mengakui kontribusi besar Aguero selama 10 tahun kariernya di Etihad Stadium. Khaidoon Ali Mubarak juga menyebut bahwa cerita legendaris Aguero di Man City akan terus diingat oleh para fans dan pencinta sepak bola. 

“Kontribusi Sergio untuk Manchester City selama 10 tahun terakhir sudah tidak terbantahkan lagi. Legendanya akan terukir dan tak terhapuskan ke dalam ingatan semua orang yang mencintai Klub dan mungkin bahkan mereka yang hanya mencintai sepak bola," ujar pemilik City.

Sergio Aguero juga mengucapkan salam perpisahan lewat unggahan di akun media sosial Twitter miliknya. Aguero mengungkapkan rasa puas dan kebanggaan yang ia miliki saat bermain untuk ManCity selama 10 musim.

Baca Juga
Baca Juga

Aguero juga memastikan dirinya masih akan terus bermain di level tertinggi selepas meninggalkan Man City di akhir musim 2020-2021 nanti. 

Dalam 10 musim bersama Manchester City, Sergio Aguero telah menorehkan beragam catatan-catatan tak masuk akal lewat ketajamannya. Catatan-catatan itu seakan menjadi bukti bagaimana kedigdayaannya di Liga Inggris.


1. Aguero dan Catatannya dalam 1 Dekade Liga Inggris

Striker Manchester City, Sergio Aguero, berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Sheffield Wednesday

Sergio Aguero pertama kali bergabung Manchester City pada 2011/12. Saat itu, ia datang dengan mahar cukup fantastis kala itu yakni 38 juta poundsterling dari Atletico Madrid.

Ia datang dengan misi membawa Man City, yang saat itu diacuh Roberto Mancini, menjadi kampiun Liga Inggris. Harapan itu terlihat jelas dari banyaknya pemain berlabel bintang yang datang selain Aguero sendiri.

Harapan Man City beserta pendukungnya pun terwujud di akhi musim 2011/12. Operan pendek Mario Balotelli ke sisi kiri gawang Queen Park Rangers di penghujung laga, disambut sepakan keras Aguero. Sejarah pun tercipta bagi The Citizens.

Bagi pendukung Man City, Aguero adalah pahlawan. Gol di masa Injury Time-nya telah menorehkan tinta emas yakni gelar Liga Inggris pertama The Citizens sejak musim 1967/68.

Namun, bagi pecinta Liga Inggris, Aguero adalah monster dan penguasa kotak 16 lawan. Torehan golnya cukup membuktikan bahwa ia adalah salah satu penyerang terhebat sepanjang masa kompetisi tersebut.

Selama 10 musim bersama Man City, Aguero tercatat sebagai top skor sepanjang masa dengan torehan 257 gol di berbagai ajang sejauh ini.

Dari 257 gol yang ia ciptakan, 181 gol ia buat di Liga Inggris hingga pekan ke-30 musim 2020/21. Torehan ini saja cukup untuk menggambarkan kedigdayaannya.

Dengan 181 gol tersebut, Aguero sah menjadi pemain asing dengan total gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Inggris. Ia mengalahkan Thierry Henry dengan 175 gol.

Torehannya yang mengalahkan Henry adalah gambaran kecil dari kedigdayaan Aguero. Sebab, masih ada beberapa catatan yang bakal membuat mata takjub akan sepak terjang pemain yang akrab disapa Kun tersebut.

Sejak Aguero mendarat di Inggris di musim 2011/12, tak ada satupun pemain yang mencetak lebih banyak gol ketimbang dirinya (181 gol). Adapun, yang paling dekat adalah sosok Harry Kane (160 gol).

Selama 10 musim di Liga Inggris pula, Aguero mencetak rekor sebagai pemain dengan Hattrick terbanyak yakni 12 kali (36 gol) mengalahkan torehan Alan Shearer dengan 11 kali Hattrick.

Hebatnya lagi jika menilik rasio gol Aguero per menitnya. Dengan 181 gol yang ia cetak, pemain berusia 32 tahun ini memiliki rasio satu gol per 108 menit.

Rasio gol tersebut menjadi yang tercepat di Liga Inggris sejak musim 2011/12 dengan perbandingan Harry Kane memiliki rasio satu gol per 122 menit.

Catatan-catatan itu cukup untuk menggambarkan kedigdayaan Aguero selama satu dekade terakhirnya di Liga Inggris. Dengan apa yang ia torehkan, sulit untuk mendekati atau bahkan menyamai torehan itu.

Pecinta sepak bola boleh benci akan kehadiran Sergio Aguero di kotak penalti tim yang mereka idolakan. Tapi, kebencian itu secara tak langsung adalah pujian akan kedigdayaannya selama membela Manchester City.

Atletico MadridManchester CitySergio AgueroIn Depth SportsLiga InggrisSepak Bola

Berita Terkini