x

5 Bintang Chelsea yang Bangkit Bersama Tuchel usai Tenggelam di Era Lampard

Sabtu, 15 Mei 2021 09:31 WIB
Editor: Yosef Bayu Anangga
Berikut ini 5 bintang Chelsea yang meredup dan tenggelam di era Frank Lampard, tapi bangkit dan bersinar bersama manajer baru Thomas Tuchel.

INDOSPORT.COM – Berikut ini 5 bintang Chelsea yang meredup dan tenggelam di era Frank Lampard, tapi bangkit dan bersinar bersama manajer baru Thomas Tuchel.

Chelsea menjalani paruh pertama musim 2020/2021 ini dengan mengecewakan. Akibatnya, manajemen klub pun mendepak manajer yang juga mantan gelandang legendaris The Blues, Frank Lampard.

Sebagai gantinya, klub asal London itu menunjuk Thomas Tuchel yang juga baru saja meninggalkan Paris Saint-Germain untuk menggantikan Lampard.

Baca Juga
Baca Juga

Bersama Tuchel, Chelsea menunjukkan kebangkitan. Bermain dalam pola anyar 3-4-2-1 besutan sang pria Jerman, The Blues bahkan sempat tak terkalahkan dalam 13 laga perdana bersama Tuchel.

Kini, meski tak mungkin menjuarai Liga Inggris musim ini karena sudah dimenangi oleh Manchester City, The Blues masih berpeluang meraih 2 gelar sekaligus usai lolos ke final Piala FA untuk bertemu Leicester, dan final Liga Champions untuk berjumpa dengan Manchester City.

Selain kinerja tim secara keseluruhan, kehadiran Thomas Tuchel juga berhasil membangkitan sejumlah pemain yang sebelumnya gagal bersinar saat The Blues masih dilatih oleh Frank Lampard.

Dilansir Planet Football, ada sedikitnya 5 di antara mereka yang bangkit dan menjadi kunci kesuksesan Chelsea di paruh kedua musim ini bersama Tuchel. Siapa saja? Berikut ini ulasannya:

Antonio Rudiger

Sempat akan dijual di bursa transfer musim panas, Antonio Rudiger akhirnya bertahan bersama Chelsea. Namun, di era Lampard, bintang asal Jerman ini hanya tampil 4 kali di Liga Inggris. Peruntungan Rudiger berubah ketika Tuchel datang dan menjadikannya pilihan utama di sektor bek tengah.

Di era sang manajer baru, Antonio Rudiger tampil dalam 13 laga Liga Inggris alias hanya 4 kali absen di kompetisi itu sejak Tuchel datang. Hebatnya, dari 13 laga tersebut Chelsea tak pernah kalah dan mencatatkan 5 seri dan 8 kemenangan, serta hanya kebobolan 4 gol.

Baca Juga
Baca Juga

Andreas Christensen

Tampil mengecewakan musim lalu, Andreas Christensen menjadi bek tengah pilihan utama Lampard awal musim ini. Namun, rangkaian kesalahan termasuk kartu merah saat melawan Liverpool membuatnya kembali tersingkir ke bangku cadangan.

Namun, bersama Rudiger, Andreas Christensen justru menjadi pilihan utama Thomas Tuchel di lini belakang dan sudah tampil di 19 laga di semua kompetisi dan hanya menelan 1 kekalahan. Ketangguhannya terlihat dengan catatan 0,8 blok per laga alias yang terbaik di antara pemain The Blues.


1. Lini Tengah dan Depan

Gelandang Chelsea NGolo Kante.

N’Golo Kante

Meski masih menjadi pilihan utama, performa N’Golo Kante di era Lampard meredup. Selain masalah kebugaran, bintang Prancis itu diberi peran baru oleh sang manajer yang memintanya tampil lebih menyerang.

Bersama Tuchel, N’Golo Kante dikembalikan ke posisi terbaiknya sebagai gelandang bertahan. Ia pun sukses menjadi penjagal serangan lawan di lini tengah dengan rataan 2,7 tekel per laga alias tertinggi di kalangan pemain The Blues.

Jorginho

Jorginho sudah dikaitkan dengan pintu keluar Chelsea sejak bursa transfer musim panas lalu. Namun, ia akhirnya bertahan meski gagal menunjukkan permainan terbaik karena gaya permainannya tak cocok dengan pola yang diterapkan Lampard.

Sebaliknya, di era Tuchel, Jorginho bersinar dan sukses menjadi pilihan utama di lini tengah dengan catatan 22 penampilan di semua kompetisi, alias hanya absen 6 kali. Ia membayar kepercayaan itu dengan torehan 3 gol dan 1 assist.

Kai Havertz

Kai Havertz mencetak gol di laga Liga Inggris Chelsea vs Fulham

Diboyong dari Bayer Leverkusen di awal musim ini, Kai Havertz gagal menunjukkan performa terbaik. Selain adaptasi yang lambat dan beban karena menjadi pembelian termahal Chelsea, Havertz juga tak ditempatkan di posisi terbaik.

Namun, kedatangan Tuchel, ditambah masa adaptasi yang sudah berjalan 6 bulan membuat kinerja Kai Havertz membaik. Pola Tuchel yang menempatkannya sebagai ujung tombak pun sesuai dengan kemampuan Havertz. Dari 18 laga di era sang manajer anyar, Havertz sukses mencetak 3 gol dan 3 assist.

ChelseaFrank LampardThomas TuchelN'Golo KanteAndreas ChristensenLiga InggrisAntonio RudigerBerita Liga InggrisKai Havertz

Berita Terkini