x

Alasan Timnas Jepang Jadi Kuda Hitam di Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020

Sabtu, 31 Juli 2021 13:24 WIB
Editor: Nugrahenny Putri Untari
Timnas Jepang akan berlaga di perempat final sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020.

INDOSPORT.COM - Timnas Jepang bakal bertarung membawa nama baik tuan rumah Olimpiade Tokyo 2020 di perempat final cabor sepak bola putra.

Sesuai jadwal tim Samurai Biru akan melakoni pertandingan kontra Selandia Baru, Sabtu (31/07/21) di Stadion Ibaraki Kasihma, mulai pukul 16.00 WIB.

Sebagai tuan rumah, Jepang tentu tidak ingin kehilangan muka, walaupun bukan tim langganan medali Olimpiade seperti Argentina, Brasil, Hungaria, maupun Britania Raya.

Langkah mereka demi meraih medali pun terbilang cukup mulus sejauh ini, usai meraih poin penuh dan jadi pemuncak Grup A sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020.

Baca Juga
Baca Juga

Timnas Jepang lolos ke perempat final sebagai satu-satunya tim yang meraih poin penuh yakni 9. Pesaing terdekatnya adalah Brasil, sang juara Grup D yang mengumpulkan poin 7 lantaran pernah sekali main imbang.

Salah satu pemain Timnas Jepang, Ritsu Doan, berharap ia dan rekan-rekannya dapat berprestasi di negara sendiri dengan meraih medali emas. Apalagi, bekal mereka secara statistik sudah cukup baik sejauh ini.

Tentunya, meraih kemenangan dan medali dengan permain kolektif seperti sepak bola juga sama-sama menantangnya dengan pertandingan olahraga individu.

Baca Juga
Baca Juga

Entah mau beregu, tim, maupun sendiri, para atlet berprestasi pasti membawa nama harum negaranya dan hal ini pula yang ingin diwujudkan Ritsu Doan bersama Timnas Jepang.

“Akan sangat luar biasa apabila kami bisa memenangkan medali emas pertama Jepang di cabor sepak bola lewat permainan tim,” ujar Doan, seperti diwartakan laman FIFA.

“Saya tidak sedang membanding-bandingkan diri dengan para atlet di olahraga-olahraga individual. Saya hanya ingin mencetak bab baru dalam sejarah sepak bola Jepang,” sambung pemain PSV Eindhoven tersebut.


1. Timnas Jepang di Olimpiade Tokyo 2020

Takefusa Kubo, pemain yang sedang naik daun di Timnas Jepang dan Olimpiade Tokyo 2020.

Sepanjang sejarah, Timnas Jepang sendiri punya beberapa pemain yang sudah pernah mencatatkan namanya di ajang Olimpiade.

Sebut saja Hidetoshi Nakata (Atlanta 1996 dan Sydney 2000), Keisuke Honda (Beijing 2008), Shinji Kagawa (Beijing 2008), dan Shunsuke Nakamura (Sydney 2000).

Kini saatnya para junior mereka berjuang membawa nama baik negara sambil mengangkat reputasi individual di gelaran Olimpiade Tokyo 2020. Selandia Baru sudah menanti di depan mata.

Walaupun punya catatan apik sebelum melangkahkan kaki ke perempat final lewat tujuh gol dan hanya satu kali kebobolan, Timnas Jepang tentu tidak boleh jemawa dan ini ditekankan betul oleh sang pelatih, Hajime Moriyasu.

Ia sadar betul bahwa hasil saat penyisihan grup tidak serta-merta menjamin keberhasilan timnya di fase gugur. Akan tetapi, eks pemain Vegalta Sendai patut optimistis jika melihat kekuatan skuatnya saat ini.

Timnas Jepang punya Takefusa Kubo, yang bermain untuk Getafe sebagai pinjaman dari klub raksasa LaLiga Spanyol, Real Madrid.

Ketajaman dan produktivitasnya sangat dibutuhkan Samurai Biru untuk menghadapi perlawanan Selandia Baru. Kubo tercatat selalu berhasil mencetak gol di seluruh laga Timnas Jepang di fase grup sepak bola putra Olimpiade Tokyo 2020.

Selain Kubo, Hajime Moriyasu juga punya Wataru Endo, pemain VfB Stuttgart yang telah menggondol cukup banyak trofi sepanjang kariernya, termasuk saat masih membela Shonan Bellmare dan Urawa Red Diamonds.

Punya bekal positif dari laga penyisihan grup ditambah kekuatan skuat yang cukup lumayan, langkah Timnas Jepang untuk melaju jauh di Olimpiade Tokyo 2020 pun terbuka lebar.

Selain berburu medali dan mencetak sejarah seperti yang diutarakan Ritsu Doan, penampilan Samurai Biru di ajang olahraga musim panas empat tahunan ini pun bisa jadi sarana memperkuat tim senior mereka.

JepangOlimpiade 2020Bola InternasionalSelandia BaruOlimpiade Tokyo 2020

Berita Terkini