Ogah Jual Neves, Wolves Tetap Persilakan Arsenal dan Man United Nego Harga
INDOSPORT.COM - Arsenal dan Manchester United serta klub-klub peminat lain rupanya masih berpeluang merekrut Ruben Neves. Wolverhampton Wanderers sebenarnya enggan melepas, namun negosiasi bisa berjalan dengan harga yang sesuai.
Hal ini diungkapkan sendiri oleh manajer The Wolves, Bruno Lage. Bukannya tidak ingin mempertahankan Neves di Molineux Stadium, namun ia hanya berpegang pada asas bahwa tidak ada yang mustahil di sepak bola.
Dengan kontrak yang belum akan kadaluarsa hingga Juli 2024, Neves masih bisa dibanderol sampai 45 juta euro. Walau rumor sudah sering berseliweran, nyatanya hingga kini belum ada proposal resmi yang sampai ke tangan Wolves dan Lage.
"Ruben merasa bahagia di sini dan pihak klub juga punya perasaanya yang sama. Wolves tidak mau menjual siapa pun saat ini, namun setiap pemain pasti punya harga yang bisa ditebus," papar Bruno Lage saat menanggapi isu kertarikan Arsenal dan Manchester United kepada Sky Sports.
"Anda tidak akan pernah tahu apa yang bakal terjadi di olahraga ini. Jika (Lionel) Messi bisa pergi dari Barcelona ke Paris Saint-Germainm transfer lain kemungkinan lebih besar terjadi," cetusnya.
"Belum ada tawaran yang masuk untuk Ruben Neves. Kami bekerja 24 jam sehari dan Wolves pun ingin menambah kualitas skuat agar lebih kompetitif," tambah eks juru taktik Benfica itu.
1. Condong ke United?
Kebutuhan akan seorang gelandang bertahan membuat Manchester United dan Arsenal berlomba untuk tanda tangan Neves.
Meski bukan seorang yang dianggap nomor satu di posisinya penggawa timnas Portugal itu sudah berpengalaman menghadapi iklim kompetisi Liga Inggris.
Berkat Neves yang sudah bergabung sejak 2017 dari FC Porto pun Wolverhampton Wanderers mampu bersaing hingga masuk zona Eropa sedari musim pertama pasca promosi. Tidak heran jika kualitasnya sudah cukup teramati dalam tiga musim ke belakang.
Man United diprediksi lebih butuh Neves ketimbang Arsenal yang sudah memperpanjang kontrak Granit Xhaka. The Red Devils berhasrat untuk mencari penerus Nemanja Matic yang sudah berusia 33 tahun dan tidak lagi mampu bermain dalam setiap pertandingan selama semusim penuh.