Tim Eropa Jadi Inspirasi Persik Kediri Terapkan Skema Tak Lazim
INDOSPORT.COM - Joko Susilo mengakui bahwa dia turut terinspirasi dari apa yang diterapkan tim-tim di Eropa, dalam menerapkan skema permainan tak lazim pada laga pertama Liga 1, Jumat (27/08/21) lalu.
Menghadapi Bali United, skema yang diusung pelatih Persik Kediri itu memang tak lazim. Coach Gethuk, biasa dia disapa, mengusung skema 3 bek sejajar di garis pertahanan.
Tentu saja, skema ini berada di luar kebiasaan tim-tim Liga 1. Karena pada umumnya, skema ofensif lebih akrab dirupiahkan menjadi 4-3-3 dan bisa bertransformasi menjadi 4-5-1 ketika bertahan.
"(Format 3-4-3) itu sudah banyak. Kemarin (tim-tim di) Jerman atau (Timnas) Swedia juga begitu," ucap dia.
Penerapan skema itu menempatkan OK John, Arthur Felix dan Vava Mario Yagalo sebagai defender. Kinerja mereka terbantu dengan dua fullback agresif seperti Danny Saputra dan Ibrahim Sanjaya, yang dapat merubah skema menjadi 5-4-1.
1. Skema Situasional
Seiring hal itu, Coach Gethuk memastikan jika skema itu bukan paten alias situasional. Namun karena terlihat sukses, bisa jadi formasi 3-4-3 akan menjadi terapan rutin tim Macan Putih.
"Saat ini, sistem sudah fleksibel dan hybrid (campuran). Meski dengan 3 (bek) tapi bisa menyerang," tukas Gethuk.
Dan terbukti, skema ini terlihat ces pleng saat melawan tim dengan materi pemain berkualitas seperti Bali United. Permainan kedua tim sempat berimbang, sebelum skor akhir berubah melalui gol tunggal Muhammad Rahmat menit 83.
"Jadi tinggal pengembangan-pengembangannya saja," pungkas pelatih kelahiran Cepu dengan lisensi AFC Pro tersebut.