x

Hendak Pecat Koeman, Presiden Barcelona Diterpa Cibiran

Sabtu, 18 September 2021 05:11 WIB
Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama | Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
Joan Laporta, presiden Barcelona

INDOSPORT.COM - Presiden Barcelona, Joan Laporta, rupanya tidak begitu senang jika klubnya dilatih oleh seorang Ronald Koeman. Manajer asal Belanda tersebut bahkan sudah nyaris didepaknya setelah resmi kembali jadi orang nomor satu dalam tubuh Los Cules.

Informasi ini dibocorkan oleh agen Koeman, Rob Jansen, yang kecewa pada perlakuan Laporta pada kliennya. Ia beranggapan jika Laporta ingin menyingkirkan Koeman dengan dasar yang tidak jelas.

"Butuh dua atau tiga pekan untuk Laporta mencari pengganti (untuk Koeman). Jika tidak bisa mendapatkannya maka baru ia dipertahankan. Sebuah keputusan gila yang datang dari perasaan Laporta saja," papar Jansen seperti yang dirangkum dari Marca.

Baca Juga
Baca Juga

"Aku tidak mau bicara lagi dengan Laporta tapi beruntung orang-orang di sekitarnya meyakinkan agar Koeman tetap menjadi pelatih. Pada media Laporta selalu bilang hubungannya dengan Koeman baik-baik saja tapi dia hanya seorang munafik," tambahnya lagi.

Menurut laporan dari AS, Laporta ingin memutus kontrak Koeman yang masih berlaku hingga Juni 2022 pada awal musim ini. Niatannya batal terlaksana karena krisis keuangan yang sedang menimpa Barcelona.

Baca Juga
Baca Juga

Memecat Koeman artinya Barcelona harus membayar pesangon mantan bos Everton dan Southampton tersebut. Mendatangkan pelatih pengganti juga butuh dana yang tidak sedikit.

Maka dari itu menunggu dan bersabar hingga masa bakti Koeman usai dengan sendirinya jadi jalan keluar terbaik. Ada kemungkinan neraca finansial klub juga sedikit pulih musim depan yang memungkinkan perekrutan entrenador baru.


1. Digantikan Xavi?

Mantan pemain Barcelona, Xavi Hernandez.

Putra dari legenda besar Barcelona, Johan Cruyff, yakni Jordi Cruyff adalah sosok yang membela Koeman mati-matian. Sebagai penasehat Laporta, eks penggawa Manchester United tersebut meyakinkan atasannya agar bertindak bijaksana dengan tidak terburu-buru mendepak Koeman.

Cruyff sendiri sempat ditawari Laporta jabatan Koeman. Namun mengingat keduanya punya hubungan dekat, Cruyff pun menolak. Akhirnya Sergi Bajuan, pelatih Barcelona B juga diberi proposal serupa namun kemudian batal naik pangkat karena dinilai belum cukup pengalaman.

Xavi Hernadez yang saat ini menangani Al Sadd disinyalir bisa jadi suksesor Koeman mulai musim depan. Status sebagai mantan pemain kemungkinan membuat pria asal Spanyol ini bisa lebih mudah diajak bernegosiasi mengenai gaji maupun ekspektasi.

BarcelonaLaLiga SpanyolRonald KoemanJoan LaportaJordi CruyffLiga Spanyol

Berita Terkini

Berita Terpopuler