x

Nasib Miris Edinson Cavani yang Mulai Dicampakkan Oleh Manchester United

Sabtu, 18 September 2021 16:16 WIB
Editor: Juni Adi

INDOSPORT.COM - Kehadiran Cristiano Ronaldo di Manchester United pada Liga Inggris musim 2021-2022 ini membuat nasib Edinson Cavani mulai dianak tirikan.

Manchester United membuat gebrakan mengejutkan pada bursa transfer musim panas kemarin, dengan mendatangan Cristiano Ronaldo dari Juventus pada Jumat (27/08/21) lalu.

Ini adalah kali kedua Manchester United memboyong Ronaldo setelah 2003 silam. Pada periode pertama, pemain berjuluk CR7 itu menghabiskan 6 musim di Stadion Old Trafford hingga 2009.

Dalam kurun waktu tersebut, beragam trofi diangkat Ronaldo ketika berseragam Man United. Mulai dari Piala Liga Inggris, gelar Liga Inggris, hingga Liga Champions.

Baca Juga
Baca Juga

Trofi ballon d'Or pertama Ronaldo juga diraih bersama Man United usai juara Liga Champions 2007/2008.

Sebelum bergabung dengan Man United, Ronaldo sendiri sudah lebih dahulu mengisyaratkan ingin pergi dari Stadion Allianz. 

Manchester City sempat dihubungkan dengannya, dan menjadi satu-satunya klub yang berpeluang mendatangkannya.

Namun jelang menit akhir, Setan Merah menikung dengan melakukan tawaran resmi sebesar 15 juta euro dengan tambahan 8 juta euro sebagai bonus.

Tawaran tersebut diterima oleh Juventus, dan Ronaldo resmi reuni dengan Manchester United. Kedatangan pemain asal Portugal itu memang menguntungkan tim.

Sebab dari segi performa, ketajaman Ronaldo masih sangat bagus untuk bermain di kompetisi level teratas liga-liga Eropa meski usianya sudah menginjak 36 tahun.


1. Nasib Edinson Cavani

Tendangan voli Edinson Cavani yang mengoyak jala Granada.

Sayangnya tidak semua menjadi untung dengan kehadiran Ronaldo, kerugian di dapat oleh salah satu pemain depan Man United yaitu Edinson Cavani

Striker berpaspor Uruguay itu kini tersingkir di lini depan setelah adanya Ronaldo. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer lebih memilih memainkan CR7 sebagai juru gedor timnya.

Padahal, ketajaman Cavani sendiri juga masih sangat baik untuk diandalkan di lini serang. Buktinya, musim lalu ia mampu mencetak 17 gol dan 6 assist dari total 39 penampilan di semua kompetisi, hanya dalam kurun waktu setengah musim.

Baca Juga
Baca Juga

Seperti diketahui, Edinson Cavani bergabung dengan Manchester united dari Paris Saint-Germain dengan status bebas transfer di Januari 2020 lalu.

Musim ini, Cavani baru tampil satu kali di Liga Inggris sebagai pemain penggati. Catatan tersebut semakin jelas nasib pemain berusia 34 tahun itu sudah dianak tirikan oleh Solskjaer.

Perlakuan kurang mengenakan yang dilakukan oleh Man United terhadap Cavani tidak hanya menit bermain, tapi juga merambah ke nomor punggung.

Edinson Cavani sejak datang ke Old Trafford, ia mendapat kepercayaan menggunakan nomor keramat yakni tujuh (7).

Dirinya diklaim telah memecahkan "kutukan No.7" di Old Trafford, setelah tidak ada pemain yang bisa memenuhi harapan para pendukung sejak Ronaldo melepaskan kaus itu pada 2009 silam.

Mencetak 17 gol dari 39 penampilan, membuat Cavani diganjar perpanjangan kontrak selam satu musim ke depan. Sayang, memasuki musim baru 2021/22 nomor tersebut harus lepas dari genggaman Cavani.

Sekarang nomor 7 Manchester United menjadi milik Ronaldo, meski sebenarnya nomor tersebut harusnya tetap menjadi milik Cavani karena sudah didaftarkan sebelum musim bergulir.

Baca Juga
Baca Juga

Akan tetapi otoritas Liga Inggris memberikan pengecualian sehingga Ronaldo bisa menggunakan nomor 7.

Dan, melansir Mirror, kedatangan Ronaldo tidak akan megubah keputusan Solskjaer. Man United tidak akan melepas Cavani pada bursa transfer musim dingin mendatang.

Edinson Cavani dipastikan akan tetap menjadi bagian dari Manchester United hingga kontraknya habis pada Juni 2022 mendatang, namun sebagai pilihan kedua setelah Cristiano Ronaldo, Mason Greenwood dan Marcus Rashford.

Manchester UnitedCristiano RonaldoEdinson CavaniOle Gunnar SolskjaerLiga Inggris

Berita Terkini