Kepergok Selingkuh di Rumah, Eks Real Madrid Langsung Ditalak Istri
INDOSPORT.COM – Eks gelandang Real Madrid, Fernando Gago ditalak sang istri sekaligus petenis ternama Gisela Dulko usai kepergok selingkuh di rumahnya sendiri.
Kabar kurang mengenakan tersebut dilaporkan bermula saat Gisela Dulko menangkap basah sang suami, yang tengah berselingkuh dengan sahabatnya sendiri sekaligus pemilik sekolah dansa, Veronica Laffitte.
Tak sampai di situ, Cinthia Fernandez selaku jurnalis Argentina juga membeberkan tindakan kejam Gago, yakni keduanya kedapatan tengah bermesraan di ranjang kamar tidur yang biasa ia dan Gisela tempati.
“Gisela rupanya menangkap basah suaminya dan selingkuhannya bermesraan di rumahnya sendiri, di tempat tidurnya sendiri. Dia membuka pintu dan ada Fernando Gago dengan wanita lain,” kata Chintia Fernandez, dilansir dari Sun Sports.
“Mereka sudah menikah selama 10 tahun dan memiliki tiga anak. Mereka berpisah karena ketidaksetiaan suaminya, yang selingkuh dengan sahabatnya sendiri.
“Sang selingkuhan adalah temannya di perkumpulan ibu-ibu di sekolah anak-anak mereka. Kini Gisela telah memindahkan anaknya ke sekolah yang berbeda,” tambah pernyataan tersebut.
Insiden perselingkuhan ini pun langsung membuat Gisela Dulko langsung geram dan merasa dikhianati. Tanpa pikir panjang, ia langsung menceraikan Fernando Gago.
1. Sudah Menikah Selama 10 Tahun
Gisela Dulko sendiri bukan seorang perempuan biasa. Ia merupakan petenis ternama yang pernah menduduki peringkat ke-26 dunia, serta memenangkan empat gelar WTA sebagai petenis tunggal dan pernah mencicipi peringkat satu di nomor ganda.
Gisela Dulko dan Fernando Gago menikah pada Juli 2011, saat sang suami masih bermain untuk Real Madrid dan kini pasangan tersebut telah dikaruniai tiha anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari kedua belah pihak. Namun sebelum isu perselingkuhan ini mencuat, Gago dikabarkan sudah memutuskan pensiun karena mengalami serangkaian cedera.
Tak hanya itu, Fernando Gago juga memutuskan untuk mundur sebagai pelatih Atletico Aldosivi setelah mengalami enam kekalahan di kompetisi kasta tertinggi di Argentina.