x

Jadwal Pertandingan Terlalu Padat, Bintang Belgia Sebut UEFA Mata Duitan

Selasa, 12 Oktober 2021 21:38 WIB
Penulis: Katarina Erlita Cadrasari | Editor:
Thibaut Courtois mencurahkan unek-unek dihatinya soal jadwal pertandingan yang terlalu padat. Kiper Timnas Belgia itu bahkan menyebut jika UEFA mata duitan.

INDOSPORT.COM - Thibaut Courtois mencurahkan unek-unek dihatinya soal jadwal pertandingan yang terlalu padat. Kiper Timnas Belgia itu bahkan menyebut jika UEFA mata duitan.

Thibaut Courtois menuding badan pengatur sepak bola (UEFA) hanya memprioriaskan uang di atas kesejahteraan pemain. Hal itu membuat Courtois merasa diperlakukan seperti 'robot'.

Kiper yang juga membela Real Madrid itu baru saja bermain di dua laga UEFA Nations League selama jeda internasional.

Baca Juga
Baca Juga

Di babak semifinal, Belgia kalah 2-3 dari Prancis. Setelah itu di babak perebutan juara ketiga, Belgia kalah 1-2 dari Italia. Thibaut Courtois saat itu rekan setimnya dalam kondisi kelelahan akibat terlalu padatnya jadwal pertandingan.

"Permainan ini hanya permainan uang, kami harus jujur ​​tentang itu. Kami hanya memainkannya karena bagi UEFA itu adalah uang ekstra dan ini adalah permainan ekstra di TV," ujar Courtois kepada Sky Sports.

"Oke, bagi kami ini adalah pertandingan yang bagus karena melawan Italia dan untuk Italia ini adalah pertandingan yang bagus karena melawan Belgia, tetapi lihat seberapa banyak kedua tim mengubah pemain mereka," sambungnya lagi.

Baca Juga
Baca Juga

Saat berlaga di babak perebutan juara ketiga itu, Timnas Belgia tidak diperkuat oleh dua pemain andalan mereka yakni Eden Hazard dan Romelu Lukaku. Keduanya diketahui menderita masalah otot setelah tampil di semifinal UEFA Nations League.

"Ini hanya menunjukkan bahwa kami terlalu banyak bermain. Tahun depan kami memiliki Piala Dunia pada bulan November, kami mungkin harus bermain sampai tahap akhir Juni lagi. Kami akan cedera dan tidak ada yang peduli dengan para pemain lagi," kata Thibaut Courtois.

"Setelah musim yang panjang, kami harus memainkan empat pertandingan di Nations League lagi, kami akan memiliki liburan dua minggu dan itu tidak cukup bagi para pemain untuk dapat terus bermain 12 bulan di level tertinggi."


1. Curahan Hati Thibaut Courtois

Thibaut Courtois menangkap bola sekaligus mengamankan gawang Real Madrid dari sergapan kapten Atalanta, Rafel Toloi

Thibaut Courtois tidak mau diam saja setelah mendapat perlakuan tidak adil dari UEFA.

"Jika kami tidak pernah mengatakan apa-apa, itu akan selalu sama. Mereka (UEFA) bisa marah karena tim lain membuat Liga Super tetapi mereka tidak peduli dengan para pemain, mereka hanya peduli dengan kantong mereka," ucap Courtois.

Di sisi lain, UEFA sempat membuat pernyataan bahwa mereka tidak mengambil keuntungan dari ajang UEFA Nations League. Seluruh pendapatan dari ajang tersebut sepenuhnya akan didistribusikan kembali ke asosiasi timnas masing-masing.

Selanjutnya Badan pengatur sepak bola dunia FIFA juga sempat mengusulkan perubahan sistem untuk Piala Dunia yang rencananya akan diubah menjadi dua tahun sekali. Rencana tersebut langsung ditentang mentah-mentah oleh Thibaut Courtois.

"Anda mendengar bahwa mereka ingin menggelar Piala Eropa dan Piala Dunia setiap tahun. Kapan kita akan istirahat? Tidak pernah," tegas Courtois.

"Jadi pada akhirnya pemain top akan cedera sepanjang waktu dan itulah akhirnya. Keputusan itu seharusnya bisa memperhatikan pemain dengan lebih baik. Kami bukan robot," pungkasnya.

UEFAThibaut CourtoisBola InternasionalUEFA Nations League

Berita Terkini