x

Disia-siakan Chelsea Demi Para Calon Pengkhianat, Bintang Palace Siap Balas Dendam di Piala FA

Minggu, 17 April 2022 21:00 WIB
Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama | Editor:
Marc Guehi yang baru dibuang oleh Chelsea kini punya kans menghantui sang mantan usai Crystal Palace yang ia bela akan menjadi lawan The Blues di Piala FA.

INDOSPORT.COM - Di semi-final Piala FA kontra Crystal Palace nanti Chelsea dipastikan harus menghadapi 'monster' ciptakan mereka sendiri.

Monster yang dimaksud adalah Marc Guehi, defender sentral yang saat ini menjadi rising star usai disia-siakan The Blues kendati sudah membesarkannya sejak masa akademi.

Baca Juga

Guehi dilepas Chelsea ke Palace pada bursa transfer musim panas 2021 lalu dengan harga 23 juta Euro usai tidak bisa memberinya jaminan tempat di tim senior.

Padahal Guehi sudah menjalani masa peminjaman yang cukup memuaskan bersama Swansea City selama satu setengah tahun dan menunjukkan jika ia memang punya potensi.

Hanya saja Chelsea masih lebih memilih untuk tetap mengandalkan Antonio Rudiger, Cesar Azpilicueta, Andreas Christensen, dan Thiago Silva untuk mengisi tiga slot bek tengah.

Baca Juga

Hanya ada satu tempat untuk pemain muda dari akademi yang kemudian Chelsea berikan untuk Trevoh Chalobah namun Marc Guehi justru bisa menemukan jalannya sendiri menuju kegemilangan.

Guehi total sudah memainkan 35 partai kompetitif untuk Crystal Palace di semua ajang termasuk Liga Inggris dan Piala FA dan kini bahkan mendapatkan caps pertamanya untuk timnas Inggris senior.

Seolah karma berlaku, kini Chelsea justru terancam ditinggal oleh Rudiger, Azpilicueta, dan Christensen sekaligus musim depan usai kontrak mereka habis seolah kompak menikam Si Biru dari belakang.

Baca Juga

Semi-final Piala FA nanti menjadi momen paling tepat bagi Guehi untuk membuktikan jika Chelsea sudah salah membiarkannya pergi.

Kini bersama Palace ia siap membuat Chelsea kehilangan satu-satunya harapan untuk meraih trofi musim ini sekaligus membayar kontan kepercayaan The Eagles padanya.


1. Tak Terobsesi

Marc Guehi, pemain Crystal Palace.

"Aku rasa keputusan untuk pergi dari Chelsea menuju Crystal Palace sudah tepat. Itu bagus untuk mendapatkan jam terbang dan membuktikan apa yang aku bisa," beber Marc Guehi pada Sky Sports.

"Bukan berarti di Palace ada garansi untuk selalu bermain karena aku masih harus berjuang keras. Hanya saja mereka percaya dengan kemampuanku,"

Baca Juga

"(Manajer Palace, Patrick) Viera membuatku memahami sepak bola dari sudut pandang yang berbeda. Kini aku bisa lebih baik dalam pengambilan keputusan," tambah pemain berusia 21 tahun itu.

Hanya saja di Wembley nanti motivasi utama Guehi bukanlah unjuk gigi pada Chelsea melainkan membantu Crystal Palace melaju sejauh mungkin di Piala FA.

Sebagai kompetisi tertua di sepak bola, Piala FA jelas punya magisnya tersendiri dan Guehi merasa bersemangat untuk menyongsong semi-final pertama dalam kariernya.

Baca Juga

"Sebagai pemain, Piala FA berarti besar. Bersaing bersama klub-klub besar seperti (Manchester) City, Liverpool, dan Chelsea rasanya luar biasa," sambung Marc Guehi lagi.

"Setiap pertandingan menghadirkan motivasi tinggi. Bukan karena aku besar bersama Chelsea aku menjadi lebih bersemangat. Membela Palace di semi-final Piala FA sudah menjadi sebuah kebanggan," pungkasnya kemudian.

Baca Juga

Guehi dan Palace masih akan menyandang status underdog di hadapan Chelsea namun sepertinya itu bisa dijadikan pijakan.

Bermain sebagai non-unggulan akan membuat anak-anak asuh Patrick Viera bisa berlari lebih lepas untuk meneror pertahanan lawan dan pada akhirnya membawakan trofi Piala FA pertama di sepanjang sejarah Crystal Palace.


2. Keluarga Ricketts Tak Bisa Akusisi Chelsea Tanpa Dukungan Fans

Skuat Chelsea (Foto: REUTERS/Susana Vera)

Keluarga Ricketts dikabarkan menarik diri dari persaingan sebagai pemilik Chelsea berikutnya lantaran ditolak mentah-mentah oleh fans The Blues.

Seperti yang diketahui sebelumnya bahwa keluarga Ricketts menjadi satu dari empat kandidat terkuat untuk menggantikan Roman Abramovich yang terkena sanksi.

Demo besar-besaran terjadi di luar Stamford Bridge sebelum pertandingan melawan Brentford pada Sabtu (02/04/22) kemarin.

Hal yang menyulut amarah fans The Blues adalah email Joe Rickett yang tersebar. Dalam email itu taipan asal Amerika Serikat itu menyebut Muslim sebagai musuhnya.

Dilansir dari The Sun, Keluarga Ricketts akhirnya merilis pernyataan resmi bahwa pihaknya membatalkan kesepakatan pengambilalihan kepemilikan dari Roman Abramovich karena masalah tersebut.

Baca selengkapnya: Ditolak Mentah-mentah oleh Fans The Blues, Keluarga Ricketts Batal Akuisi Chelsea

ChelseaCrystal PalacePiala FALiga InggrisBerita Liga Inggris

Berita Terkini