x

IFAB Segera Resmikan Aturan 5 Pergantian Pemain, Siapa Paling Diuntungkan?

Senin, 13 Juni 2022 17:35 WIB
Editor: Prio Hari Kristanto
Sadio Mane merayakan golnya di laga Liga Inggris Aston Villa vs Liverpool (REUTERS/Craig Brough )

INDOSPORT.COM - Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) akan segera memberlakukan lima pergantian pemain untuk seluruh kompetisi pada hari Senin, 13 Juni 2022. 

Kabarnya undang-undang ini diresmikan di Doha, kota yang menjadi salah satu panggung Piala Dunia 2022
Qatar. IFAB bertugas untuk meresmikan peraturan sepak bola. Peraturan ini nantinya akan berlaku di seluruh penjuru dunia.

Baca Juga

Peraturan pergantian pemain sebanyak lima kali ini sebenarnya sudah diterapkan sejak Mei 2020 silam. Sebelumnya, seluruh kompetisi di dunia masih menerapkan pergantian pemain maksimal sebanyak tiga kali.

Keadaan berubah setelah pandemi Covid-19 merebak sehingga IFAB mulai memberlakukan sistem pergantian pemain sebanyak lima kali.

Liga Inggris adalah satu-satunya kompetisi top Eropa yang dahulu tidak menerapkan sistem pergantian pemain sebanyak lima kali di musim 2020-2021. Kompetisi tersebut tetap menerapkan sistem pergantian pemain sebanyak tiga kali.

Baca Juga

Sejumlah klub merasa bahwa penerapan pergantian pemain sebanyak tiga kali ini menguntungkan klub dengan kedalaman skuad yang lebih ciamik secara tak adil karena hal tersebut juga tidak diterapkan di musim 2021-2022. 

Meskipun demikian, Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional merekomendasikan pergantian lima pemain diberlakukan secara permanen pada bulan Oktober 2021.

Pada akhirnya klub Liga Inggris setuju untuk mengimplementasikan pergantian lima pemain untuk musim 2022-2023 pada Maret 2022.

“Klub hanya dapat mengganti pemain tiga kali selama pertandingan dan hal ini tidak termasuk pergantian apa pun di babak pertama, sementara itu kemungkinan perubahan yang keenam dapat dilakukan bila pertandingan berlanjut hingga perpanjangan waktu,” demikian pernyataan IFAB. 

Baca Juga

Premier League juga sudah mengonfirmasi bursa transfer musim panas dibuka pada Jumat, 10 Juni 2022. Bursa transfer akan ditutup pada Kamis, 1 September 2022 pukul 11 malam waktu setempat. 


1. Teknologi Off Side Baru

Ketua Komisi wasit Eropa, Pierluigi Collina.

Premier League juga sudah mengonfirmasi bursa transfer musim panas dibuka pada Jumat, 10 Juni 2022. Bursa transfer akan ditutup pada Kamis, 1 September 2022 pukul 11 malam waktu setempat.

Selain membahas aturan pergantian lima pemain, pertemuan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional juga mengangkat topik teknologi off-side semiotomatis. FIFA juga sudah mengadakan uji coba teknologi tersebut pada FIFA Club World Club dan FIFA Arab Cup.

Baca Juga

Teknologi ini nantinya juga akan dipakai pada bulan November saat perhelatan Piala Dunia Qatar 2022.

“Kami akan melanjutkan uji coba guna mecoba mencapai beberapa tujuan, antara lain untuk mendapatkan keputusan yang lebih akurat dan juga keputusan yang lebih cepat saat offside terjadi,” kata Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, di bulan Februari.

Baca Juga

“Beberapa orang menyebutnya robot offside, tetapi bukan begitu,” tambah Collina," 

“Wasit dan asisten wasit masih tetap bertanggung jawab atas keputusan di lapangan hijau,"

Baca Juga

“Teknologi ini hanya memberi bantuan lebih kepada para wasit untuk membuat keputusan yang akurat dan juga cepat, terutama saat off side terjadi dengan situasi ketat dan sulit.”


2. Son Heung-min Lebih Pantas Jadi Pemain Terbaik Liga Inggris ketimbang Mo Salah

Selebrasi Son Heung-ming pasca mencetak gol di laga Tottenham Hotspur vs Arsenal (13/05/22). (Foto: REUTERS/David Klein)

Sementara itu, belum lama ini, Mohamed Salah didapuk sebagai pemain terbaik Liga Inggris musim 2021/22 pilihan PFA atau asosiasi pemain profesional di Inggris.

Penyerang milik Liverpool itu mengalahkan sederet nama beken lainnya, seperti Virgil van Dijk, Harry Kane, Sadio Mane, Cristiano Ronaldo dan Kevin De Bruyne.

Didapuknya Mo Salah sebagai pemain terbaik Liga Inggris versi PFA sendiri tak lepas dari kontribusinya sepanjang musim 2021/22 lalu.

Di kancah Liga Inggris, penyerang asal Mesir ini mampu mencetak 23 gol dan 13 assist yang membuatnya menjadi top skor dan playmaker terbaik.

Menilik catatannya itu, pantas jika Mo Salah terpilih sebagai pemain terbaik Liga Inggris versi PFA untuk kedua kalinya sepanjang berkarier di Britania Raya.

Baca Selengkapnya: Son Heung-min Lebih Pantas Jadi Pemain Terbaik Liga Inggris ketimbang Mo Salah, Apa Alasannya?

Penulis: Stefan Ariel 

FIFAWasitLiga InggrisBola InternasionalKomite Wasit

Berita Terkini