x

Jadi Biang Kerok Kekalahan Timnas Spanyol, Salah Satu Algojo Penalti Disorot Luis Enrique

Rabu, 7 Desember 2022 13:55 WIB
Penulis: Stefan Ariel Kristanto | Editor: Nugrahenny Putri Untari
Pemain Spanyol terlihat sedih setelah penalti Sergio Busquets diselamatkan kiper Maroko, Yassine Bounou, di Piala Dunia 2022. Foto: REUTERS-Bernadett Szabo.

INDOSPORT.COM – Jadi biang kerok kekalahan Timnas Spanyol atas Maroko di 16 besar Piala Dunia 2022, Luis Enrique ‘salahkan’ salah satu algojo penalti, Pablo Sarabia.

Timnas Spanyol pastinya berangkat ke Qatar dengan kepercayaan diri penuh bisa menjuarai Piala Dunia 2022.

Tergabung bersama Jerman, Jepang, dan Kosta Rika di Grup E, tentunya membuat La Furia Roja begitu percaya diri bisa lolos dengan mulus.

Grup ini pada akhirnya menjadi grup yang tidak dapat diprediksi, padahal semua orang mengira Jerman dan Spanyol bisa mengamankan tiket 16 besar.

Namun, Jepang mampu membuat kejutan dengan menumbangkan Jerman dan Spanyol sekaligus memberikan kekalahan perdana La Furia Roja di Piala Dunia 2022.

Baca Juga

Timnas Spanyol awalnya memang bermain begitu meyakinkan setelah menggilas Kosta Rika 7-0 dan mampu menahan imbang Jerman 1-1.

Untung saja, kekalahan dari Jepang tetap membuat Timnas Spanyol melaju ke 16 besar Piala Dunia 2022 sekaligus berperan besar secara tidak langsung di balik tersingkirnya Jerman ke babak gugur.

Baca Juga

Finis sebagai runner Grup E, Timnas Spanyol otomatis bertemu dengan Maroko, sang pemimpin klasemen Grup F.

Laga antara keduanya pun berlangsung sengit tanpa gol selama 120 menit hingga akhirnya dilanjutkan ke babak adu penalti yang pada akhirnya membuat Timnas Spanyol tersingkir setelah kalah 3-0.

Sementara itu, Luis Enrique menyesali salah satu keputusannya menunjuk algojo penalti yakni Pablo Sarabia, karena jadi biang kerok kekalahan Timnas Spanyol dari Maroko di 16 besar Piala Dunia 2022.

Baca Juga

1. Spanyol dan Kutukan Adu Penalti

Luis Enrique di laga 16 besar Piala Dunia Maroko vs Spanyol, Selasa (06/12/22). Foto: REUTERS/Matthew Childs.

Timnas Spanyol memang memiliki kenangan buruk jika menyangkut adu tendangan dari titik putih alias penalti di berbagai ajang.

Di Piala Dunia 2018 sebelumnya, Timnas Spanyol juga tersingkir oleh tuan rumah Rusia lewat babak adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Kini La Furia Roja belum bisa menghilangkan kutukan adu penalti tersebut setelah tumbang 3-0 yang berarti tak seorang pemain pun yang sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo.

Dengan demikian, Timnas Spanyol sudah menderita kekalahan tiga kali beruntun karena babak adu penalti di turnamen besar.

Selain itu, La Furia Roja juga kian menambah rekor buruk karena selalu gagal di 16 besar Piala Dunia sejak mereka menjuarai Piala Dunia 2010 silam.

Baca Juga

Sementara itu, Luis Enrique menyesali keputusannya menjadikan Pablo Sarabia sebagai algojo penalti karena dirinya baru masuk lapangan sekitar dua menitan saja.

“Ini olahraga. Para pemain telah mengikuti 100 persen instruksi yang saya berikan. Namun, itu saja, tidak ada gunanya memikirkannya. Saya tidak punya alasan untuk mencela para pemain.”

“Saya hanya menyesal dengan satu pemain, yaitu Pablo Sarabia. Saya menempatkan dia untuk mengambil penalti (walau) selain penalti itu, dia menciptakan dua peluang.”

Baca Juga

“Itu adalah sebuah kesalahan, dia menunjukkan kepada saya bahwa dia pantas mendapatkan lebih banyak menit bermain di pertandingan ini.”

Selain Pablo Sarabia, dua algojo penalti yang gagal menjalankan tugasnya adalah Carlos Soler dan Sergio Busquets.

Kegagalan ini tampaknya membuat para pelatih harus belajar untuk tidak memasukkan pemain beberapa menit sebelum adu penalti dimulai.

Pasalnya, Marcus Rashford dan Bukayo Saka merupakan contoh dari dua pemain yang gagal menjalankan tugas bersama Timnas Inggris saat dikalahkan Timnas Italia di final Euro 2020 lalu.

Baca Juga

Sumber: Football Espana

SpanyolLuis EnriqueMarokoPiala Dunia 2022Tim Nasional SpanyolUpdate Piala Dunia 2022Pablo Sarabia

Berita Terkini