x

Untung Besar, Presiden FIFA Ingin Adakan Piala Dunia 3 Tahun Sekali

Selasa, 20 Desember 2022 11:49 WIB
Penulis: Stefan Ariel Kristanto | Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
Dapat untung besar dari segi komersial di Piala Dunia 2022, Presiden FIFA bernama Gianni Infantino ingin adakan Piala Dunia tiga tahun sekali.

INDOSPORT.COM – Dapat untung besar dari segi komersial di Piala Dunia 2022, Presiden FIFA bernama Gianni Infantino ingin adakan Piala Dunia tiga tahun sekali.

Perhelatan Piala Dunia 2022 baru saja usai pada Minggu (18/12/2022) lalu yang mana Timnas Argentina keluar sebagai juaranya.

Pertandingan sengit terjadi dalam partai final Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Prancis yang mana laga tersebut berakhir dengan skor 3-3 selama 120 menit.

Selama 90 menit, laga itu berakhir imbang dengan skor 2-2. La Albiceleste saat itu memimpin dua gol terlebaih dahulu lewat Lionel Messi (23’) dan Angel Di Maria (36’).

Kesempatan Timnas Argentina untuk memenangi laga dalam 90 menit itu buyar setelah Timnas Prancis mampu menyamakan kedudukan lewat Kylian Mbappe pada menit ke-80 dan 81.

Baca Juga

Alhasil, laga berlanjut hingga babak tambahan waktu. Tim Tango kembali mencetak gol lewat Messi pada menit ke-108, tetapi Les Bleus bisa membalas lewat Mbappe (118’).

Pertandingan final Piala Dunia 2022 ini lantas dilanjutkan hingga babak adu penalti yang akhirnya dimenangkan oleh Timnas Argentina dengan skor 4-2.

Baca Juga

Empat eksekutor Argentina, Messi, Paulo Dybala, Leandro Paredes, dan Gonzalo Montiel, berhasil menjalankan tugasnya, sedangkan dua penendang Prancis yang sukses hanyalah Kylian Mbappe dan Randal Kolo Muani.

Di sisi lain, Presiden FIFA, Gianni Infantino, ingin mengadakan Piala Dunia tiga tahun sekali berkat keuntungan besar yang didapatkan di Piala Dunia 2022.

Baca Juga

1. Infantino Inginkan Piala Dunia Setiap 3 Tahun

Presiden FIFA, Gianni Infantino (kiri) bersama Perdana Menteri Qatar, Khalid bin Khalifa bin Abdulaziz saat menyaksikan salah satu pertandingan Piala Dunia 2022 (Foto: REUTERS/Pedro Nunes).

Presiden FIFA, Gianni Infantino, ingin mengadakan Piala Dunia setiap tiga tahun sebagai bagian rencana jangka panjang guna merevolusi sepak bola internasional.

Kesuksesan dari sisi olahraga dan komersial pada Piala Dunia 2022 kian menguatkan ambisi besarnya demi mengadakan ajang empat tahunan itu menjadi tiga tahun sekali.

Terlebih lagi, Piala Dunia 2022 ini mendapatkan keuntungan 6,2 triliun poundsterling dan ada peningkatan 840 miliar poundsterling dibandingkan Piala Dunia 2018 lalu.

Hal itu menandakan bahwa sepak bola bakal terus berkembang dan menglobalisasi kendatipun Piala Dunia 2022 sempat dihujani berbagai kritik karena dilangsungkan di pertengahan musim bergulirnya liga.

Dengan demikian, Infantino berambisi besar untuk melembagakan siklus turnamen baru radikal yang mana Piala Dunia berlangsung setiap tiga tahun sekali.

Baca Juga

Perubahan itu mungkin terjadi setelah Piala Dunia 2030 karena pembicaraan antara pemangku kepentingan tentang jadwal kompetisi antara tahun 2024 hingga 2030 hampir selesai.

Infantino jelas perlu waktu untuk mengimplementasikan ambisinya itu, sementara dirinya baru saja menekankan siap menjadi Presiden FIFA hingga tiga periode yang membuatnya tetap menjabat hingga 2031.

Baca Juga

Di sisi lain, UEFA dan CONMEBOL menolak ide pengadaan Piala Dunia setiap dua tahun sekali yang sempat digelorakan oleh Arsene Wenger.

Hal ini juga mungkin menandakan ada kemungkinan besar bahwa UEFA dan CONMEBOL menolak ide terbaru Gianni Infantino.

Baca Juga

Sumber: Daily Mail

FIFAPiala DuniaPiala Dunia 2022Gianni InfantinoOne FootballUpdate Piala Dunia 2022

Berita Terkini