x

Theerathon Bunmathan, Phillipp Lahm dari Thailand si MVP Piala AFF 2022

Selasa, 17 Januari 2023 19:43 WIB
Editor: Izzuddin Faruqi Adi Pratama
Tidak bisa dipungkiri jika Theerathon Bunmathan adalah kunci sukses Thailand menjuarai Piala AFF 2022.

INDOSPORT.COM - Tidak bisa dipungkiri jika Theerathon Bunmathan adalah kunci sukses Thailand menjuarai Piala AFF 2022.

Perannya tidak hanya sebatas sebagai kapten tim saja namun pemain 32 tahun itu adalah nyawa sebenarnya permainan The War Elephants.

Tanyakan saja pada Vietnam, lawan Thailand di final, bagaimana mengerikannya seorang Theerathon.

Sejak fase grup Piala AFF 2022, gawang Vietnam sama sekali belum pernah kebobolan. Padahal mereka sempat bertemu dengan Singapura dan juga Malaysia yang jelas bukan tim lemah.

Pada babak semifinal pun The Golden Star Warriors pun dihadang oleh timnas Indonesia namun anak-anak asuh Park Hang-seo tetap bisa melenggang ke partai puncak dengan agregat 2-0 dari dua leg.

Baca Juga

Barulah saat jumpa Theerathon dan Thailand keperawanan gawang Vietnam yang dikawal Dang Van Lam pecah. Sejak leg pertama sang bintang kidal sudah menunjukkan daya magisnya lewat sepasang assist.

Dari posisi yang amat dalam, Theerathon Bunmathan seolah tidak kesulitan sama sekali melepas umpan daerah untuk dikejar Poramet Arjvirai yang dapat berbuah gol pertama Thailand di menit ke-48.

Baca Juga

Assist-nya untuk gol kedua Thailand pun tidak kalah jenius dimana penggawa Buriram United itu lagi-lagi menunjukkan jika ia punya visi bermain di atas rata-rata pemain Asia Tenggara.

Hanya butuh satu sentuhan saja Theerathon bisa mengirim operan terobosan yang dalam sekejap bisa membelah pertahanan Vietnam sekaligus membidani lesakan Sarach Yooyen.

Theerathon kemudian menutup gelaran Piala AFF 2022 dengan sebuah gol vital yang menentukan kemenangan agregat 3-2 Thailand atas Vitenam via satu tembakan geledek kaki lemahnya dari jarak jauh. Tak cuma trofi juara Piala AFF 2022, titel MVP alias pemain terbaik pun dapat digondolnya pulang.

Baca Juga

1. Berevolusi Layaknya Lahm

Philipp Lahm

Theerathon Bunmathan lebih dari sekedar layak untuk mendapatkan anugerah tersebut mengingat ia sepanjang kompetisi sanggup mengoleksi enam assist yang membuatnya jadi pemain paling kreatif melebihi siapapun.

Padahal ia di posisi gelandang tengah dan bertahan di semua delapan outing-nya. Asal anda tahu saja, peran asli eks Muangthong United itu adalah bek kiri.

Mano Polking, pelatih Thailand, sebenarnya hampir tidak menempatkan Theerathon di lini sentral mengingat ia bisa memanggil midfielder murni jempolan seperti Thitiphan Puangchan, Tanaboon Kesarat, atau Sanrawat Dechmitr hingga Kritsada Kaman.

Namun sukses Buriram memuncaki klasemen Liga Thailand 2022/2023 dengan Theerathon sebagai pengatur aliran bola membuat juru taktik Brasil berdarah Jerman itu tergoda menggunakan eksperimen yang sama.

Transformasi Theerathon Bunmathan dari semula bek sayap menjadi gelandang bertahan mengingatkan kita pada kisah serupa yang dialami Phillip Lahmm, legenda Bayern Munchen dan timnas Jerman.

Baca Juga

Lahm mulai mengalami pergeseran ke tengah di musim 2013/2014 saat Bayern kedatangan pelatih baru dalam sosok Pep Guardiola. Sang manajer Spanyol yang punya ide untuk mengubah posisinya karena menyadari suatu hal.

Guardiola meyakini jika Lahm punya kecerdasan yang melebihi pemain lainnya dan pemahamannya soal sepakbola tidak dibatasi dengan sesuatu yang namanya posisi dan peran di lapangan.

Baca Juga

Pria yang kini menukangi Manchester City itu bahkan percaya jika Lahm yang bermain di bawah asuhannya selama tiga tahun dapat bermain di 10 posisi berbeda dan merupakan pemain paling brilian yang pernah ia latih.

Padahal di 2013/2014 Lahm sudah menginjak usia kepala tiga dimana perubahan posisi biasanya hanya menghadirkan kesulitan bagi atlet lain tapi nyatanya tidak.

Duet Lahm dan Guardiola sukses membuat Bayern memenangi tujuh trofi termasuk tiga titel Liga Jerman beruntun.

Baca Juga

2. Bakal Dirindukan Publik AFF

Theerathon Bunmathan, kapten Timnas Thailand di Piala AFF 2022. (Foto: Instagram@theerathon_3)

"Phillipp adalah sosok yang spesial dalam karier saya. Ia adalah pemain paling fantastis yang pernah bekerja untuk saya. Sangat pintar. Posisi manapun akan bisa ia mainkan karena ia begitu paham dengan olahraga ini," sebut Pep Guardiola saat Phillipp Lahm memutuskan pensiun pada 2017 lalu.

"Sebuah kehormatan karena pernah menjadi manajernya. Saya rasa harusnya ia masih bisa bermain lebih lama lagi," tambahnya.

Pujian dari Guardiola tersebut bukan sembarangan mengingat begitu banyak pemain berkaliber bintang yang sudah ia bina terutama kala menukangi Barcelona.

Ada Lionel Messi, Andres Iniesta, Xavi Hernandez dan masih banyak lagi namun justru Lahm yang dianggap sebagai pemain terbaik yang pernah ia tangani.

Kembali ke Theerathon Bunmathan, amat disayangkan pula karena ia pun memutuskan untuk tidak lagi tampil di Piala AFF. Piala AFF 2022 adalah ajang dua tahunan Asia Tenggara terakhirnya.

Baca Juga

Setelah menjadi juara dua kali, ia merasa puas dan ingin agar pemain muda Thailand dapat menggantikan posisinya di starting XI.

Padahal dengan kualitas yang sudah ia tunjukkan, bermain di Piala AFF 2024 saat usianya menginjak 34 tahun pun sepertinya masih belum jadi persoalan bagi Theerathon.

Baca Juga

Cerita yang mirip juga terjadi kala ia memutuskan untuk tidak lagi merumput di Liga Jepang saat baru memasuki usia 30. Setelah sempat berbaju Vissel Kobe dan Yokohama F. Marinos damlam tempo tiga musim, Theerathon memutuskan kembali berkarier di Thailand sejak Desember 2021.

Tidak hanya Piala AFF saja yang ke depannya akan merindukan permainan indah penuh inspirasi dari Theerathon Bunmathan usai mengumumkan 'pensiun' namun juga peminat sepakbola Asia Tenggara.

Semakin banyak pemain jempolan yang ikut serta maka daya tarik kompetisi yang masih banyak karut marutnya itu akan semakin meninggi. Sulit untuk membayangkan bagaiman jalannya Piala AFF 2024 tanpa sang Phillipp Lahm dari Thailand.

Baca Juga
Philipp LahmBayern MunchenPep GuardiolaThailandTheerathon BunmathanPiala AFFTimnas ThailandPiala AFF 2022

Berita Terkini