x

PSS Sleman Akrab dengan Kemenangan Liga 1, Seto Nurdiyantoro Beberkan Kuncinya

Jumat, 10 Februari 2023 17:02 WIB
Penulis: Nofik Lukman Hakim | Editor: Herry Ibrahim
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, berbicara perubahan suasana tim sebagai kunci timnya mulai akrab dengan kemenangan di Liga 1 2022/2023. (Foto: MO Persik Kediri)

INDOSPORT.COM - Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, berbicara perubahan suasana tim sebagai kunci timnya mulai akrab dengan kemenangan di Liga 1 2022/2023. Total dalam enam laga putaran kedua, skuat Elang Jawa menang empat kali.

PSS menjadi tim yang berbeda pada putaran kedua ini. PSS tak lagi kesulitan mencetak gol sejak Yevhen Bokhashvili menjadi ujung tombak tim.

Total dari dari lima penampilan, Yevhen sudah mencetak empat gol. Selain mencetak gol, Yevhen juga cermat dalam memberi umpan serta menahan bola agar tak mudah direbut lawan.

Selain faktor kehadiran Yevhen, ada hal lain yang dirasakan Seto Nurdiyantoro. Ya, pada putaran kedua ini suasana tim menjadi lebih bagus ketimbang putaran pertama.

Hal inilah yang dipandang Seto sebagai pembeda PSS. Dari empat kemenangan itu, tiga di antaranya didapat saat berlaga di Stadion Maguwoharjo Sleman.

"Situasi dan suasana di tim berbeda, termasuk chemistry, yang mungkin lebih asik daripada yang lalu," kata Seto, Kamis (09/02/23) malam.

Baca Juga

Seiring berjalannya waktu, para pemain juga sudah memahami taktik yang diinginkannya. Masuknya anggota lama eks Liga 1 2019, seperti Haris Tuharea dan Yevhen, membuat ide dari Seto bisa mudah dimengerti skuat Elang Jawa.

"Faktor percaya diri di latihan, cara bermainnya sudah saling mengerti dan saling memahami. Mungkin itu hal-hal yang membedakan," ujar Seto.

Baca Juga

Tambahan 12 poin pada putaran kedua membuat PSS Sleman bisa masuk sepuluh besar. PSS dengan koleksi 28 poin menggeser Persis Solo dengan keunggulan head to head.

Terkait hal itu, Seto tak begitu memikirkan ranking PSS sekarang. Baginya, masih ada banyak pertandingan yang menentukan pergeseran di klasemen sementara Liga 1 2022/2023.

"Yang paling penting bukan peringkat sekarang, tapi peringkat pada akhir kompetisi nanti. Masih banyak pertandingan. Kita harus fokus pada tim sendiri," papar Seto.

Baca Juga

1. Terus Berprogres

PSS Sleman saat mengalahkan Persik Kediri di pekan ke-22 Liga 1. (Foto: MO Persik Kediri)

Tantangan terdekat sudah menanti di Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (13/02/23) sore. Persebaya Surabaya yang selalu menang dalam lima pertandingan terakhir bisa menjadi batu sandungan bagi skuat Seto Nurdiyantoro.

Pada pertemuan pertama di Stadion Maguwoharjo, 27 Agustus 2022, Persebaya unggul 1-0 berkat gol yang dicetak Silvio Junior.

Seto ingin para pemain PSS terus berprogres dari sisi permainan. Ia tak ingin performa jelek yang ditampilkan melawan Persik Kediri terulang lagi di Gresik.

"Harapannya, kedepan menjadi lebih baik, tidak main seperti ini lagi, tapi tujuan dari kompetisi memang memenangkan pertandingan. Harapannya bisa main asik dan menang," harap Seto.

Baca Juga

Recovery menjadi salah satu pekerjaan terberat PSS Sleman menuju laga melawan Persebaya Surabaya. Dengan jeda pendek hanya tiga hari, PSS juga masih harus melewatkan satu hari untuk perjalanan ke Gresik.

Jika tren menang bisa terus berlanjut, bukan tak mungkin PSS Sleman naik ke peringkat delapan Liga 1 2022/2023. PSS hanya terpaut satu poin dengan PSIS Semarang dan Arema FC yang sama-sama mengoleksi 29 poin.

Baca Juga

Dalam laga melawan Persebaya, PSS Sleman akan kembali didukung ribuan suporter setianya. Brigata Curva Sud (BCS) sudah memastikan slot awaydays ke Gresik sudah habis dipesan.

"#BCSAwayGresik Sold Out,, Browdi!," tulis BCS dalam instagram resminya.

Dukungan ini sempat tak didapat PSS Sleman saat melawan Persik Kediri, karena pihak keamanan hanya memberikan izin laga pekan ke-23 Liga 1 2022/2023 tanpa penonton.

Baca Juga
PSS SlemanLiga IndonesiaBrigata Curva SudLiga 1Yevhen BokhashviliSeto NurdiyantoroLiga 1 2022-2023

Berita Terkini