x

Resmi Jadi Ketum PSSI, Erick Thohir Segera Undang FIFA Guna Berantas Pelaku Match Fixing

Kamis, 16 Februari 2023 15:29 WIB
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Prio Hari Kristanto
Erick Thohir resmi terpilih menjadi Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di hotel Shangri-La, Kamis (16/02/23).

INDOSPORT.COM - Sah jadi Ketum PSSI, Erick Thohir langsung agendakan pertemuan dengan perwakilan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) guna memberantas pelaku match fixing.

Erick Thohir resmi terpilih menjadi Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 setelah mendapat 64 suara dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, Kamis (16/02/23).

Dalam sesi konferensi pasca KLB PSSI 2023, Erick Thohir mengungkapkan segera menyusun sejumlah agenda untuk membenahi sepak bola Indonesia.

Erick Thohir mengatakan dalam waktu dua minggu kedepan pihaknya akan melakukan sarasehan bola dengan klub-klub Liga 1, Liga 2 dan Liga 3.

Tujuannya, agar sepak bola Tanah Air memiliki tujuan yang selaras. Sehingga, semua pihak bisa memahami aturan-aturan yang ditetapkan nantinya.

Baca Juga

"Di situlah saya akan melempar garis beras, visi misi yang kita sepakati bersama, bukan visi misi saya!" tegasnya.

"Dari situ, baru kita bicara blueprint (jangka pendek), nanti kalau sudah itu nanti kita paparkan ke media," ungkap Erick Thohir.

Baca Juga

Selain itu, pria yang baru saja diresmikan sebagai Ketum PSSI masa jabatan 2023-2027 ini, juga akan melakukan pertemuan dengan perwakilan FIFA.

Pihaknya bakal berdiskusi dengan FIFA terkait pemberantasan match fixing di sepak bola Tanah Air kedepannya.

"Rencananya tanggal 19 jam 5, di situ juga perwakilan FIFA hadir. Ya salah satunya bagaimana kita membersihkan match fixing. Nanti kita coba tawarkan aturan, siapa yang main kita sepakati," ujar Erick Thohir.

Baca Juga

1. Role of The Game di PSSI

Erick Thohir resmi terpilih menjadi Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di hotel Shangri-La, Kamis (16/02/23).

Menurut Erick Thohir sejumlah kontestan yang kini memperebutkan kursi wakil ketua umum (Waketum) dan anggota eksekutif (Exco) PSSI, semuanya memiliki niat untuk memperbaiki sepak bola Indonesia.

Mengingat era Iwan Bule sepak bola Indonesia mengalami guncangan yang dahsyat pasca Tragedi Kanjuruhan Oktober 2022 lalu.

"Saya yakin semua, niatnya baik, cuma selama ini tidak punya role of the game. Harus ada aturannya, bila yang tidak mengikuti aturan, silahkan mundur, silahkan keluar," terang Erick Thohir.

Erick Thohir juga akan mengusulkan peran perempuan bisa andil dalam dunia dan manajemen Sepak Bola Indonesia.

"InsyaAllah itu akan menjadi dorongan perubahan statuta, contoh saja, kalau tadi lihat saat pemilihan Exco minimal satu perempuan."

Baca Juga

Pria 52 tahun ini lantas membeberkan terkait pengalaman soal aturan di dunia internasional olahraga sejatinya 30 persen didominasi perempuan.

Sejumlah gebrakan akan dilakukan oleh Erick Thohir, mulai dari mencoba peran perempuan sebagai sosok wasit laga dan juga dalam struktur kepengurusan PSSI.

Baca Juga

"Karena saya yakin dengan pengalaman saya di tempat lain, ketika saya dorong jumlah kepemimpinan wanita, itu perubahannya signifikan, hasilnya terasa," tutur Erick Thohir.

Tak hanya itu, pria kelahiran 1970 tersebut juga akan mendorong generasi-generasi muda turut bergabung dalam memajukan sepak bola Indonesia.

"Saya juga mendorong banyak kepemimpinan muda nanti, karena ini eranya anak muda. Tentu yang senior mendorong, jadi mentor," ujar ketum PSSI terpilih, Erick Thohir.

Baca Juga

Sumber: Instagram Erick Thohir

Erick ThohirPengaturan Skor Pertandingan (match fixing)Liga IndonesiaKongres Pemilihan Ketum PSSIKetua Umum PSSI

Berita Terkini