x

Bedah Kualitas Japhet Tanganga, Bek Agresif Buruan AC Milan Seharga 'Kacang Goreng'

Minggu, 30 Juli 2023 16:22 WIB
Editor: Subhan Wirawan
Japhet Tanganga berusaha mencari ruang untuk mengoper bola dalam pertandingan Piala FA antara Southampton vs Tottenham Hotspur, Sabtu (25/01/20) malam WIB.

INDOSPORT.COM - AC Milan dikabarkan bakal segera merampungkan transfer Japhet Tanganga jelang bergulirnya Liga Italia musim 2023/24 mendatang. Lantas seperti apa kualitas sang bek tersebut?

Melansir dari laman The Hard Tackle, disebutkan bahwa AC Milan sedang berburu satu bek baru untuk melengkapi belanja mereka di bursa transfer musim panas ini.

Dari sekian banyak nama yang dirumorkan, kubu Rossoneri kini dikaitkan dengan Japhet Tanganga yang berpotensi ditendang Tottenham.

Sebelumnya AC Milan sempat dirumorkan bakal menggaet Facundo Gonzalez dari Valencia, namun sang pemain malah dikabarkan merapat ke Juventus.

Oleh sebab itu, manajemen Rossoneri kini beralih ke Tanganga sebagai opsi untuk memperkuat lini pertahanan mereka.

Baca Juga

Peluang AC Milan mendapatkan Japhet Tanganga terbilang cukup besar, lantaran pihak Tottenham sudah serius untuk membuang sang bek karena mereka sedang butuh dana untuk membeli Tosin Adarabioyo dari Fulham.

Berdasarkan Transfermarkt, Tanganga memiliki harga jual yang sangat murah, yakni 7 juta euro. Ia sempat berada di titik jual 15 juta euro pada Desember 2021.

Baca Juga

Meski demikian, AC Milan sendiri belum melakukan langkah apapun untuk menggaet sang pemain. Namun, mereka sendiri memang berpotensi kehilangan bek tengah Pierre Kalulu.

Kalau AC Milan sukses mendatangkan Japhet Tanganga, besar kemungkinan dirinya mampu tampil maksimal dan meningkatkan performa tim.

Sebelum resmi direkrut AC Milan, berikut INDOSPORT coba mengulas profil serta kualitas dari Japhet Tanganga.

Baca Juga

1. Profil Japhet Tanganga

Aksi Ciprian Tatarusanu menghadang sepakan Harry Kane di laga AC Milan vs Tottenham Hotspur (15/02/23). (Foto: REUTERS/Daniele Mascolo)

Japhet Manzambi Tanganga adalah pesepakbola asal Inggris yang lahir pada 31 Maret tahun 1999 silam di kota Hackney.

Saat ini, pemain berusia 24 tahun tersebut sedang memperkuat Tottenham Hotspur yang berkompetisi di kasta teratas Liga Inggris.

Sebelum mendapat kontrak profesional, Japhet Tanganga lebih dulu habiskan waktu bersama tim akademi Tottenham sejak tahun 2009.

Pada musim 2017/18, Japhet Tanganga sempat dipanggil ke skuat Tottenham U-23 dan mencatatkan lima pertandingan selama dua tahun.

Tampil cukup apik di tim U-23, di musim 2019/20 akhirnya Japhet Tanganga mendapat kontrak profesional dan tembus skuat senior The Lilywhites.

Baca Juga

Pada 24 September 2019, ia melakukan debut buat Tottenham di ajang Piala EFL saat bertandang ke Colchester United.

Kemudian pada tanggal 11 Januari 2020, Tanganga melakukan debut penuh buat Tottenham di ajang Liga Premier saat melawan Liverpool.

Baca Juga

Meski gagal membantu Tottenham menang, namun Jose Mourinho selaku pelatih Spurs saat itu cukup terkesan dengan penampilan Japhet Tanganga.

Terbukti, Japhet Tanganga mampu bermain sebanyak 21 pertandingan dalam dua musim kepelatihan Jose Mourinho di Tottenham.

Andai tak dibekap cedera, mungkin saja menit bermain Japhet Tanganga saat itu jauh lebih banyak. Tercatat dalam selama bermain di era Jose Mourinho, Tanganga pernah 23 kali absen akibat cedera.

Baca Juga

2. Kualitas Japhet Tanganga

Japhet Tanganga berusaha mencari ruang untuk mengoper bola dalam pertandingan Piala FA antara Southampton vs Tottenham Hotspur, Sabtu (25/01/20) malam WIB.

Meski kerap dibekap cedera dan berlabel kaki kaca, namun secara kualitas Japhet Tanganga merupakan salah satu bek potensial yang bisa bermain di berbagai posisi.

Posisi ideal Japhet Tanganga adalah bek tengah, namun dirinya juga mampu dipasangkan sebagai bek sayap, gelandang bertahan hingga gelandang sayap.

Sebagai bek tengah, Japhet Tanganga dikenal sangat agresif dalam merebut bola dan tak pernah lelah melakukan penjagaan man marking.

Walau agresif dan cenderung barbar, namun Japhet Tanganga sangat jarang mendapat kartu kuning bahkan sepanjang kariernya ia hanya mencatatkan satu kartu merah langsung.

Sepanjang musim lalu, Japhet Tanganga yang hanya bermain dalam 7 pertandingan mampu melakukan 6 kali intersep serta 9 clearance.

Jumlah tersebut terbilang lumayan buat pemain yang hanya memiliki menit bermain tak sampai setengah musim.

Berbekal statistik diatas, Japhet Tanganga mungkin bakal jadi opsi sempurna dengan harga miring buat AC Milan di bursa transfer musim panas ini.

Bursa TransferAC MilanLiga ItaliaBerita TransferJaphet Tanganga

Berita Terkini