x

2 Pemain yang Pantas Diamuk Mauricio Pochettino Jika Dipecat Chelsea

Senin, 25 September 2023 17:35 WIB
Penulis: Stefan Ariel Kristanto | Editor: Prio Hari Kristanto
Thiago Silva dan Malo Gusto pantas diamuk Mauricio Pochettino seandainya dipecat raksasa Liga Inggris (Premier League), Chelsea.

INDOSPORT.COM – Thiago Silva dan Malo Gusto pantas diamuk Mauricio Pochettino seandainya dipecat raksasa Liga Inggris (Premier League), Chelsea.

Chelsea masih belum bisa kembali ke jalur kemenangan setelah dikalahkan Aston Villa 0-1 pada laga Liga Inggris 2023/2024, Minggu (24/09/23).

Baca Juga

Kekalahan ini membuat The Blues masih dibayangi rekor buruk hanya meraih enam kemenangan pada 2023 ini yang pastinya kurang baik bagi mereka.

Kemenangan terakhir yang diraih Enzo Fernandez cs adalah pada (31/08/23) lalu ketika menumbangkan AFC Wimbledon 2-1 di laga putaran kedua Piala Liga Inggris.

Dengan hanya mengantongi enam kemenangan pada 2023 ini tak heran apabila Chelsea duduk di peringkat ke-14 klasemen Liga Inggris 2023/2024 dengan raihan 5 poin dari 6 laga.

Usut punya usut, Thiago Silva dan Malo Gusto pantas untuk diamuk mantan pelatih Tottenham Hotspur itu setelah tampil buruk di laga kontra Aston Villa.

Baca Juga

Thiago Silva memang menjadi salah satu pemain solid di lini belakang Chelsea karena pengalamannya, tetapi mantan pemain PSG itu juga melakukan blunder yang membuat Ollie Watkins bisa mencetak gol.

Selain Thiago Silva, ada Malo Gusto yang pantas untuk diomeli oleh pelatih asal Argentina itu karena melakukan pelanggaran tak perlu pada Lucas Digne sehingga ia diganjar kartu merah oleh wasit.

Kesalahan Thiago Silva dan Malo Gusto itu membuat masa depan Mauricio Pochettino dipertanyakan karena Chelsea masih belum kembali ke jalur kemenangan.

Bulan Oktober dan November bisa saja bakal jadi periode penentuan Mauricio Pochettino bisa dipecat karena adanya ‘jadwal neraka’.

Baca Juga

1. Chelsea Dihadapkan Jadwal Neraka

Suasana pertandingan Chelsea vs Aston Villa di Liga Inggris.

Kesalahan Chelsea adalah banyak membeli pemain muda yang kurang berpengalaman, sedangkan banyak pula pemain senior yang dibuang pada bursa transfer musim panas 2023 ini.

Maka dari itu, tak heran apabila nasib Mauricio Pochettino ini terbilang di ujung tanduk karena filosofi manajemen Chelsea yang diusung sang pemilik, Todd Boehly itu.

Baca Juga

Setelah kalah kontra Aston Villa, Chelsea akan kembali berlaga kontra Brighton (Piala Liga Inggris) serta Fulham dan Burnley di Liga Inggris sebelum dihadapkan dengan ‘jadwal neraka’ penentu nasib Pochettino.

Per 21 Oktober sampai 7 Desember (WIB), The Blues akan berhadapan tujuh lawan sulit secara beruntun yang bakal menjadi penentu apakah Pochettino mampu mempertahankan pekerjaannya.

Chelsea harus melalui laga sulit kontra Arsenal, Brentford, Tottenham Hotspur, Manchester City, Newcastle United, Brighton & Hove Albion, dan Manchester United secara berturut-turut.

Mykhaylo Mudryk cs yang tengah pesakitan harus berhadapan dengan empat penghuni Big Six lainnya yang tentu membuat kepala Pochettino pening.

Baca Juga

Belum lagi mereka harus melawan Brentford dan Brighton yang juga kerap menjadi batu sandungan tim raksasa dengan permainan ciamiknya.

Selain itu, Chelsea juga masih akan berhadapan dengan Newcastle United, yang mampu finis empat besar musim lalu.

Terlebih lagi, Newcastle United baru saja membantai Sheffield United 0-8 di Liga Inggris 2023/2024 pada Minggu (24/09/23) lalu.

Tujuh laga ‘jadwal neraka’ ini bakal menjadi penentu nasib Mauricio Pochettino di Chelsea, apalagi peringkat tujuh lawannya itu saat ini lebih baik dari Chelsea, yang menghuni posisi ke-14 klasemen Liga Inggris.

Baca Juga
Thiago SilvaChelseaMauricio PochettinoLiga InggrisBerita Liga InggrisMalo Gusto

Berita Terkini