x

Deretan Penyebab Timnas Indonesia Bisa Dicukur Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Jumat, 17 November 2023 10:37 WIB
Editor: Deodatus Kresna Murti Bayu Aji
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

INDOSPORT.COM - Ada sejumlah penyebab mengapa Timnas Indonesia harus menjadi bulan-bulanan Irak di laga perdana Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Timnas Indonesia mengawali perjuangan di babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Irak pada Kamis (16/11/23) malam WIB.

Baca Juga

Tampil di Basra International Stadium, Irak, Timnas Indonesia besutan Shin Tae-yong harus menyerah dengan skor telak 1-5.

Gol Irak dilesakkan oleh Bashar Rasan (20'), Jordi amat (Bunuh Diri, 35'), Osama Rashid (60'), Youssef Amyn (81'), dan Ali Al-Hamadi (88'). Sementara itu, Indonesia hanya mampu membalas 1 gol lewat Shayne Pattynama (45+3').

Kekalahan dari Irak dengan skor 1-5 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 membuat Timnas Indonesia harus rela kehilangan 6,37 poin di ranking FIFA.

Saat ini Timnas Indonesia hanya memiliki koleksi 1.063,45 poin. Saat ini pasukan Shin Tae-yong masih bertahan di posisi ke-145 dunia.

Akan tetapi, mereka terancam bisa turun satu tingkat ke urutan 146 dunia. Pasalnya, Eswatini yang menghuni urutan 146 baru akan memainkan laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Libya pada Jumat (17/11/2023) malam WIB.

Bila menang atas Libya, maka posisi Timnas Indonesia akan turun ke posisi ke-146 di ranking FIFA. Namun, fans Garuda tidak perlu panik.

Jordi Amat dkk masih bisa memperbaiki posisi di ranking FIFA bila bisa menang atas Filipina di laga kedua Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia dijadwalkan bersua Filipina di laga kedua Grup F di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina pada Selasa (21/11/23) pukul 18.00 WIB.

Sementara itu, Shin Tae-yong tidak banyak berkomentar seusai kekalahan dari Irak. Ia hanya mengatakan kalau lawannya merupakan musuh yang tangguh dan Garuda akan bangkit di laga selanjutnya.

“Saya rasa ini adalah kekalahan besar dan saya ucapkan selamat kepada Irak yang bermain bagus. Kami akan mencoba bermain lebih baik pada pertandingan kandang nanti," kata Shin Tae-yong.

Baca Juga

“Saya pikir Irak bermain lebih bagus dari kami. Seperti yang anda lihat ini adalah laga tandang dengan suporter yang tak sedikit bagi kami di stadion."

“Kemudian kami juga harus melalui perjalanan panjang dengan para pemain yang tidak datang bersamaan. Namun terlepas dari itu, Irak memang bermain lebih baik dari kami,” lanjut Shin Tae-yong.

Ada beberapa penyebab mengapa Timnas Indonesia bisa mengalami kekalahan telak dari Irak, termasuk kesalahan dari Shin Tae-yong. Berikut kami telah merangkumnya:

Baca Juga

1. Shin Tae-yong 'Coba-coba' Pemain

Timnas Indonesia saat menjalani latihan perdana di Irak dengan pelatih Shin Tae-yong, usai tiba pada hari Minggu (12/11/23) di Stadion Internasional Basra, Irak. (Foto: pssi.org)

Penyebab pertama mengapa Timnas Indonesia bisa jadi bulan-bulanan Irak yakni karena Shin Tae-yong salah dalam menentukan posisi dan memilih pemain.

Banyak netizen di mesia sosial yang mempertanyakan mengapa Shin Tae-yong berani memainkan Adam Alis sejak menit awal babak pertama. Padahal Adam Alis bukan pemain yang secara reguler dipanggil.

Baca Juga

Kemudian ada keputusan di mana Pratama Arhan dimainkan sebagai gelandang efektif saat masuk di menit ke-76 menggantikan Dendy Sulistyawan dan malah tidak berjalan mulus.

Pergantian pemain dengan memasukan Arkhan Fikri juga dianggap kesalahan. Arkhan Fikri justru tidak mampu berbuat banyak di lapangan.

Shin Tae-yong Salah Formasi

Biasanya bila bersua lawan yang jauh lebih kuat, Shin Tae-yong lebih memilih bermain aman dengan mengusung pola 5-3-2.

Seperti saat bersua Agentina, Suat Garuda memainkan pola 5-3-2 dan sukses membuat Argentina hanya bisa mencetak dua gol.

Namun keputusan berani Shin Tae-yong saat bertandang ke markas Irak menjadi pertanyaan. Ia hanya mengandalkan tiga bek tengah, dan Asnawi Mangkualam dan Shayne Pattynama dimainkan sebagai gelandang sayap.

64 Ribu Suporter Irak Buat Para Pemain Kena Mental

Basra International Stadium benar-benar penuh dalam laga tadi malam. Sejumlah 64.447 suporter Irak datang langsung untuk memberikan dukungan.

Saat Timnas Indonesia menguasai bola, sering terdengar sorakan di tribune penonton. Hal ini membuat mental para pemain Timnas Indonesia menjadi munurun.

Jordi Amat dkk terlihat sering salah pasing ketika mampu menguasai bola. Berbeda dengan tuan rumah yang sukses menguasai jalannya permainan dengan sentuhan umpan-umpan pendek.

Lini Tengah Amuradul

Baca Juga

Penyebab terakhir mengapa Timnas Indonesia bisa diacak-acak oleh Irak karena lini tengah yang terlihat amburadul.

Tidak adanya Ivar Jenner dan Marselino Ferdinan karena cedera membuat lini tengah tidak memiliki kreativitas serangan.

Marc Klok, Adam Alis, dan Ricky Kambuaya yang bertugas menjadi gelandang sejak menit pertama dianggap gagal total oleh banyak fans.

Baca Juga
IrakTimnas IndonesiaShin Tae-yongShayne PattynamaKualifikasi Piala Dunia 2026

Berita Terkini