Arsenal Tinggal Selangkah Lagi, Bagaimana Superkomputer Prediksi Peluang Juara Liga Inggris?
INDOSPORT.COM - Arsenal semakin dekat mengakhiri penantian panjang meraih gelar Liga Inggris setelah menang dramatis 1-0 atas West Ham United pada pekan ke-36 Premier League 2025/2026, Minggu (10/5/2026). Hasil itu membuat peluang tim asuhan Mikel Arteta menjadi juara semakin besar, bahkan menurut prediksi superkomputer Opta mencapai lebih dari 87 persen.
Kemenangan di London Stadium menjadi salah satu laga krusial Arsenal musim ini. Gol tunggal Leandro Trossard membawa The Gunners menjaga jarak lima poin dari Manchester City di puncak klasemen, setelah sebelumnya keunggulan mereka sempat terpangkas menjadi dua poin usai City menang 3-0 atas Brentford.
Laga berjalan menegangkan hingga menit akhir. Arsenal nyaris gagal membawa pulang tiga poin setelah West Ham mencetak gol penyama kedudukan di masa injury time. Namun, VAR menganulir gol Callum Wilson sehingga kemenangan Arsenal tetap bertahan.
Hasil tersebut sekaligus memperpanjang tekanan terhadap Manchester City dalam perburuan gelar. Sebelumnya, City kehilangan momentum usai ditahan imbang Everton 3-3 pada awal pekan.
Mantan pemain Liverpool yang kini menjadi analis Sky Sports, Jamie Carragher, bahkan sempat melontarkan prediksi bahwa kemenangan Arsenal atas West Ham akan menjadi penentu perebutan trofi musim ini.
“If Arsenal beat West Ham at the London Stadium on Sunday, they will win the Premier League title.”
Ucapan Carragher kini menjadi sorotan setelah Arsenal sukses melewati salah satu laga tersulit mereka di sisa musim. West Ham sendiri tengah berada dalam performa impresif dengan catatan enam laga kandang tanpa kekalahan di Premier League.
Bagi Arsenal, kemenangan itu terasa sangat penting karena mereka kini hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk memastikan gelar Liga Inggris pertama sejak musim 2003/2004.
Prediksi superkomputer Opta juga semakin menguatkan peluang Arsenal. Sebelum pertandingan melawan West Ham, probabilitas Arsenal menjadi juara berada di angka 86 persen. Setelah kemenangan tersebut, angkanya naik menjadi 87,2 persen.
Meski demikian, Opta menilai kenaikan tersebut tidak terlalu signifikan karena sistem mereka memang sejak awal memprediksi Arsenal bakal mampu mengatasi West Ham yang sedang berjuang menjauh dari zona degradasi.
Superkomputer Opta juga memperkirakan Arsenal mampu menyapu bersih dua laga tersisa musim ini. The Gunners dijadwalkan menghadapi Burnley yang sudah dipastikan terdegradasi sebelum bertandang ke markas Crystal Palace pada pekan terakhir.
Situasi Palace yang tengah fokus menghadapi final UEFA Conference League melawan Rayo Vallecano juga dinilai menjadi keuntungan tersendiri bagi Arsenal.
Jika mampu memenangkan seluruh laga tersisa, Arsenal dipastikan mengakhiri puasa gelar liga selama 22 tahun sekaligus menegaskan kebangkitan mereka di bawah kepemimpinan Arteta.
Di tengah peluang besar meraih gelar, manajemen Arsenal dikabarkan juga siap menghadiahi Mikel Arteta dengan kontrak baru. Sejumlah laporan media Inggris menyebut klub tetap akan menawarkan perpanjangan kontrak meski Arsenal gagal menyapu bersih trofi musim ini.
Arteta saat ini berada di ambang sejarah bersama Arsenal. Selain memimpin klasemen Premier League, pelatih asal Spanyol itu juga sukses membawa Arsenal ke final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir setelah menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1 di semifinal.
Arsenal akan menghadapi Paris Saint-Germain pada final Liga Champions di Budapest, 30 Mei mendatang. Jika berhasil menjuarai Premier League dan Liga Champions, Arsenal akan mencatat double winners bersejarah.
Jurnalis Fabrizio Romano menyebut Arteta masih fokus memburu gelar, tetapi sangat nyaman dengan proyek jangka panjang Arsenal.
Dalam laporannya, Romano menyebut Arteta “in love” dengan proyek Arsenal dan siap membuka pembicaraan kontrak baru pada musim panas nanti.
Sejak mengambil alih Arsenal pada Desember 2019 menggantikan Unai Emery, Arteta perlahan mengubah The Gunners menjadi salah satu kekuatan utama di Eropa. Di bawah arahannya, Arsenal telah memainkan 348 pertandingan dengan catatan 214 kemenangan, 60 hasil imbang, dan 74 kekalahan.
Arteta juga mempersembahkan satu trofi Piala FA dan dua Community Shield. Meski sempat beberapa kali gagal dalam perebutan gelar liga, Arsenal kini dianggap memiliki skuad yang lebih matang dan kompetitif di berbagai ajang.
Dengan dua pertandingan tersisa di Premier League dan final Liga Champions di depan mata, musim 2025/2026 berpotensi menjadi pencapaian terbesar Arsenal dalam dua dekade terakhir.