Liga Inggris 2025/2026 Resmi Berakhir, Ini Susunan Best XI Berdasarkan Statistik
INDOSPORT.COM - Kompetisi Liga Inggris Premier League musim 2025/2026 resmi berakhir dengan menghadirkan persaingan ketat hingga pekan terakhir. Setelah 380 pertandingan, 1.045 gol, dan ribuan aksi dramatis sepanjang musim, Arsenal FC akhirnya keluar sebagai juara liga untuk pertama kalinya dalam 22 tahun terakhir.
Di sisi lain, West Ham United FC, Burnley FC, dan Wolverhampton Wanderers FC harus menerima kenyataan pahit terdegradasi.
Menutup musim, Opta Analyst merilis susunan pemain terbaik Premier League 2025/2026 berdasarkan performa statistik sepanjang musim. Sejumlah nama besar seperti Bruno Fernandes, Erling Haaland, hingga Declan Rice masuk dalam daftar tersebut.
Posisi penjaga gawang ditempati David Raya yang menjadi sosok penting di balik keberhasilan Arsenal merebut gelar juara.
Kiper asal Spanyol itu mencatat 19 clean sheet dan kembali meraih Golden Glove untuk musim ketiga secara beruntun. Catatan tersebut menyamai rekor klub milik legenda Arsenal, David Seaman.
Raya juga menjadi pemain Arsenal dengan menit bermain terbanyak musim ini setelah tampil dalam 37 pertandingan liga.
Nama mengejutkan hadir di posisi bek kanan lewat Matheus Nunes dari Manchester City FC.
Awalnya dikenal sebagai gelandang, Nunes justru tampil impresif setelah dipindahkan menjadi bek kanan. Sebanyak 98 persen menit bermainnya musim ini datang dari posisi tersebut.
Ia menjadi full-back dengan jumlah carrying bola terbanyak di Premier League musim ini, yakni 514 kali, sekaligus mencatat jarak membawa bola paling jauh mencapai 5.575 meter.
Lini pertahanan terbaik musim ini ditempati duet William Saliba dan Gabriel Magalhães.
Saliba hanya berhasil dilewati lawan tujuh kali sepanjang musim, sementara Gabriel menjadi bek dengan clean sheet terbanyak di liga, yakni 17 pertandingan.
Arsenal sendiri hanya kebobolan 27 gol sepanjang musim, menjadi rekor pertahanan terbaik klub sejak era “Invincibles” pada musim 2003/2004.
Gabriel juga tampil produktif lewat kontribusi tiga gol dan empat assist, terutama dari situasi bola mati yang menjadi senjata utama tim asuhan Mikel Arteta.
Di posisi bek kiri, Adrien Truffert tampil gemilang bersama AFC Bournemouth.
Didatangkan dari Stade Rennais FC, Truffert langsung menjadi andalan di sisi kiri pertahanan Bournemouth.
Ia mencatat lebih dari 100 tekel dan 48 intersep sepanjang musim, terbanyak dibanding bek sayap lain di Premier League.
Bek asal Prancis itu juga berperan penting membawa Bournemouth lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Di sektor gelandang, Declan Rice kembali menunjukkan konsistensinya bersama Arsenal.
Rice menjadi pemain outfield Arsenal dengan menit bermain terbanyak dan menciptakan 63 peluang sepanjang musim. Ia juga unggul dalam duel perebutan bola dan distribusi permainan.
Sementara itu, Dominik Szoboszlai tetap tampil impresif meski Liverpool FC hanya finis di posisi kelima.
Szoboszlai mencetak empat gol dari luar kotak penalti, semuanya melalui tendangan bebas langsung. Ia juga menjadi pemain dengan jumlah crossing sukses terbanyak musim ini.
Nama lain yang mencuri perhatian adalah Elliot Anderson dari Nottingham Forest FC.
Meski Forest finis di papan bawah, Anderson menjadi pemain dengan jumlah duel dimenangkan terbanyak dan penguasaan bola terbaik di antara gelandang Premier League musim ini.
Performa luar biasa ditunjukkan kapten Manchester United FC, Bruno Fernandes.
Gelandang asal Portugal itu memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim Premier League dengan torehan 21 assist, melewati rekor sebelumnya milik Thierry Henry dan Kevin De Bruyne yang sama-sama mencatat 20 assist.
Fernandes juga menciptakan 136 peluang sepanjang musim, angka tertinggi sejak Opta mulai mencatat statistik detail pada musim 2003/2004.
Secara total, Bruno terlibat dalam 30 gol musim ini dengan rincian sembilan gol dan 21 assist.
Pemain anyar Manchester City FC, Rayan Cherki, juga masuk daftar setelah menjalani musim debut luar biasa.
Cherki mencatat 12 assist, terbanyak untuk pemain debutan Premier League sejak Dimitri Payet pada musim 2015/2016.
Ia juga menjadi salah satu pemain paling kreatif di liga berdasarkan expected assists per 90 menit.
Di lini depan, nama Erling Haaland kembali tidak tergantikan.
Striker Manchester City itu sukses meraih Golden Boot setelah mencetak 27 gol sepanjang musim.
Haaland kini menjadi pemain kelima dalam sejarah Premier League yang mampu memenangkan Golden Boot minimal tiga kali, menyamai catatan Alan Shearer dan Harry Kane.
Selain tajam di depan gawang, Haaland juga mencatat delapan assist musim ini dan mempertahankan rasio konversi peluang di atas 20 persen.
Best XI Liga Inggris Premier League 2025/2026 Versi Opta
Kiper:
David Raya
Bek:
Matheus Nunes, William Saliba, Gabriel Magalhães, Adrien Truffert
Gelandang:
Dominik Szoboszlai, Declan Rice, Elliot Anderson
Gelandang Serang:
Bruno Fernandes, Rayan Cherki
Penyerang:
Erling Haaland