Andrea Pirlo Jagokan Arsenal Juara Liga Champions, Ini Alasannya
INDOSPORT.COM - Andrea Pirlo menilai Arsenal memiliki keuntungan yang cukup besar dibanding Paris Saint-Germain jelang final Liga Champions musim ini. Legenda sepak bola Italia itu menyoroti kekuatan fisik dan situasi bola mati yang dianggap bisa menjadi pembeda dalam laga puncak di Budapest, Sabtu mendatang.
Juara Premier League Arsenal akan menghadapi juara Ligue 1 PSG dalam final Liga Champions yang diprediksi berlangsung sengit. Pertandingan tersebut menjadi final Eropa pertama Arsenal sejak 2006 sekaligus kesempatan bersejarah bagi The Gunners meraih trofi Liga Champions perdana mereka.
Sementara itu, PSG datang ke final dengan status juara bertahan setelah musim lalu sukses mengalahkan Inter Milan di Munich. Klub asal Prancis tersebut kini berpeluang mempertahankan gelar dan mempertegas dominasi mereka di kompetisi Eropa.
Arsenal melaju ke final dengan catatan luar biasa sepanjang musim ini. Tim asuhan Mikel Arteta belum pernah menelan kekalahan satu pun di Liga Champions dan datang dengan rasa percaya diri tinggi usai memastikan gelar Premier League pekan lalu.
Andrea Pirlo melihat Arsenal memiliki senjata yang sangat berbahaya dalam duel bola udara dan situasi set-piece. Menurut mantan gelandang AC Milan dan Juventus tersebut, keunggulan fisik Arsenal bisa menjadi masalah serius bagi PSG di partai final nanti.
“Mereka memiliki dua bek tengah dan seorang striker yang sangat bagus dalam duel udara. Arsenal akan mencoba memanfaatkan keunggulan itu,” kata Pirlo kepada Sky Sports saat membahas peluang kedua tim jelang final Liga Champions.
Pirlo menilai Arsenal merupakan salah satu tim paling terorganisir dalam memanfaatkan bola mati. Ia bahkan mengaku mengikuti perkembangan permainan Arsenal secara intens, baik di Premier League maupun Liga Champions dalam beberapa musim terakhir.
“Arsenal memiliki kemampuan dalam situasi seperti itu karena mereka mempelajarinya dengan detail. Saya mengikuti mereka cukup banyak di Premier League dan Liga Champions,” ujar mantan playmaker Timnas Italia tersebut.
Menurut Pirlo, perkembangan Arsenal sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa tahun terakhir dan bukan hanya musim ini saja. Ia juga menegaskan keberhasilan Arsenal menjadi juara Premier League membuktikan kualitas dan konsistensi proyek yang dibangun Mikel Arteta.
“Mereka menjalani perjalanan luar biasa dalam beberapa tahun terakhir, bukan hanya musim ini. Arsenal memang pantas memenangkan gelar Premier League,” lanjut Pirlo ketika memberikan penilaiannya terhadap performa The Gunners.
Legenda Juventus itu kemudian menyoroti kelemahan PSG dalam duel bola udara. Pirlo menilai skuad asuhan Luis Enrique tidak memiliki banyak pemain dengan kemampuan lompatan dan duel udara sebaik Arsenal sehingga harus mencari solusi lain.
“PSG tidak memiliki banyak pemain dengan kemampuan duel udara seperti Arsenal. Karena itu, mereka harus mencari solusi berbeda untuk menghadapi pertandingan ini,” ucap Pirlo menjelaskan perbedaan karakter kedua tim finalis.
Meski mengakui Arsenal memiliki beberapa keunggulan, Pirlo tetap lebih menjagokan PSG untuk memenangkan final Liga Champions. Ia sangat terkesan dengan perkembangan skuad muda PSG yang dibangun Luis Enrique sepanjang musim ini.
Pirlo bahkan menyebut Luis Enrique sebagai pelatih terbaik di dunia saat ini. Menurutnya, mantan pelatih Barcelona tersebut berhasil membentuk tim dengan mentalitas kuat sekaligus memainkan sepak bola menyerang yang atraktif untuk ditonton.
“Luis Enrique adalah pelatih terbaik di dunia saat ini. Dia membangun tim yang kuat dengan mentalitas hebat bersama para pemain muda,” ujar Pirlo saat memberikan pujian besar kepada pelatih asal Spanyol tersebut.
Mantan gelandang AC Milan itu juga menilai gaya bermain PSG sangat modern dan menghibur. Kecepatan permainan, teknik tinggi, serta transisi agresif dianggap menjadi identitas utama PSG di bawah kepemimpinan Luis Enrique.
“Sangat menyenangkan melihat mereka bermain karena sepak bolanya cepat, dinamis, dan teknikal. Semua orang menyukai cara bermain seperti itu,” kata Pirlo yang pernah dua kali memenangkan Liga Champions sepanjang kariernya.
Pirlo menilai pengalaman PSG sebagai juara bertahan menjadi salah satu faktor penting menjelang pertandingan final. Namun, ia juga mengingatkan bahwa Arsenal datang dengan momentum positif usai menjuarai Premier League musim ini.
“Situasinya menarik karena PSG adalah juara bertahan, sedangkan Arsenal baru kembali ke final setelah 20 tahun. Tetapi Arsenal datang sebagai juara Premier League,” jelas Pirlo ketika membandingkan kekuatan kedua tim.
Meski laga diprediksi berlangsung ketat, Pirlo tetap memberikan sedikit keunggulan kepada PSG. Ia memperkirakan peluang kemenangan PSG berada di angka 60 persen, sedangkan Arsenal memiliki peluang sekitar 40 persen untuk menjadi juara.
Namun, tidak semua pengamat sepak bola memiliki pandangan yang sama dengan Pirlo. Mantan gelandang Arsenal, Paul Merson, justru percaya The Gunners mampu mengakhiri penantian panjang mereka untuk meraih kejayaan di Eropa.
Merson menilai keberhasilan menjuarai Premier League telah meningkatkan mentalitas dan rasa percaya diri para pemain Arsenal. Ia yakin tim asuhan Mikel Arteta memiliki peluang besar untuk menutup musim dengan gelar ganda bersejarah.
“Setelah memenangkan Premier League, Arsenal sekarang memiliki kesempatan luar biasa saat menghadapi Paris Saint-Germain di final hari Sabtu,” ujar Paul Merson ketika memberikan dukungannya kepada mantan klubnya tersebut.
Final Liga Champions musim ini dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan dalam beberapa tahun terakhir. Arsenal ingin menciptakan sejarah baru, sementara PSG berusaha mempertahankan dominasi mereka di panggung sepak bola Eropa.