Menang Angka, Edy Comaro Sabet Sabuk Kejurnas

Senin, 13 Oktober 2014 03:16 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor: Abinery Hamzano
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Pertarungan Fillipus Rangga (kiri) dan Edy Comaro saat memperebutkan sabuk juara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) FTI dalam Gelar Tinju TVRI di Jakarta, Minggu (13/10/14). Edy Comaro akhirnya menang angka. Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Pertarungan Fillipus Rangga (kiri) dan Edy Comaro saat memperebutkan sabuk juara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) FTI dalam Gelar Tinju TVRI di Jakarta, Minggu (13/10/14). Edy Comaro akhirnya menang angka.

Bermain dalam gelar tinju yang diadakan oleh salah satu televisi milik pemerintah, berhasil dimenangkan Edy Comaro yang sukses mengalahkan Fillipus Rangga.

Pertandingan ketat tersaji sejak ronde pertama. Jual beli pukulan diperagakan oleh kedua petinju. Bahkan di ronde ketiga, Fillipus Rangga berhasil dipukul jatuh oleh Edy Camaro. Beruntung Fillipus masih mampu bangkit dan melanjutkan pertandingan.

Selepas jatuh, Fillipus seakan bangkit. Petinju yang menduduki peringkat satu nasional ini berhasil memukul telak Edy. Berkat pukulannya membuat pelipis mata Edy mengeluarkan darah di ronde lima. Namun sayang Fillipus gagal membuat Edy menyerah.

Pertarungan sengit kembali terjadi di ronde 11. Jual beli pukulan kembali diperagakan oleh kedua petinju, akibatnya kedua petinju saling berkucuran darah.

Memasuki ronde 12, kedua petinju semakin gencar melakukan serangan. Sayang hingga bel akhir berbunyi tak ada petinju yang jatuh. Akhirnya ketiga juri memberikan kemenangan angka untuk Edy Camaro atas Fillipus Rangga.

Sementara itu di partai tambahan, petinju asal Papua, Yakobus Heluka berhasil memukul jatuh Rian Ardiles Jabar di ronde tiga. Dengan menang TKO, Yakobus berhak atas sabuk Bupati Raja Ampat, Drs, Markus Wanma, M.S.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%