(VIDEO) Melihat Kembali Aksi Ajaib Muhammad Ali Hindari 21 Pukulan dalam 10 Detik

Sabtu, 4 Juni 2016 18:28 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:

Meski sudah tutup usia, Muhammad Ali masih meninggalkan jejak mengagumkan di dunia. Sebagai seorang petinju legendaris, Ali akan dikenang lewat aksi-aksi hebatnya saat memukul jatuh lawan-lawannya di atas ring.

Setelah sebelumnya ada aksi ‘pukulan hantu’ atau Phantom Punch dari Ali yang membuat KO Sonny Liston pada 25 Mei 1965, kini INDOSPORT akan menyajikan aksi heroik Ali lainnya.


Muhammad Ali saat berhasil memukul KO Sonny Liston dengan pukulan hantu atau Phantom Punch

Kali ini bukan aksi Ali memukul KO lawannya, melainkan aksi ajaib saat petinju kelahiran Kentucky, Amerika Serikat itu menghindari pukulan lawan tanpa terjatuh.

Aksi tersebut terjadi saat Ali melawan Michael Dokes pada pertandingan eksibisi yang berlangsung pada 16 April 1977 di Miami Beach, Florida.

Menariknya, Ali yang saat itu berusia 35 tahun berhasil menghindari 21 pukulan bertubi-tubi hanya dalam 10 detik dari Dokes, yang saat itu baru berusia 19 tahun. Padahal, Ali berada dalam kondisi terpojok di sudut ring.

Hal yang lebih lucu lagi, usai berhasil mengindari 21 pukulan dari Dokes tersebut, Ali kemudian menari lucu seolah mengejek dan menunjukkan dirinya baik-baik saja.

Aksi heroik Ali tentu membuat Dokes malu dan kehilangan muka. Pasalnya, dua tahun sebelum pertandingan berlangsung, Dokes (masih 17 tahun saat itu) mengeluarkan pernyataan angkuh kepada Sports Illustrated.

“Tangan saya begitu cepat, orang-orang tak akan bisa merekamnya dalam kamera film. Saya bilang kepada Muhammad Ali, ‘Saya akan menghantam Anda, lelaki tua, sehingga Anda lebih baik keluar selagi bisa,” kata Michael Dokes.


Muhammad Ali saat dihantam pukulan dari Joe Frazier

Dan setelah keberhasilan Ali menghindari 21 pukulannya dalam 10 detik, Doyke dipastikan akan menarik kembali kata-kata sombongnya, itupun jika dia bisa.

Ali meninggal dunia hari ini, Sabtu (04/06/16) pagi WIB, di sebuah rumah sakit di kota Phoenix, Arizona, setelah melawan penyakit Parkinson dan kesulitan bernafas.

603