x

Pacquiao Buru Mayweather

Selasa, 26 November 2013 09:13 WIB
Editor: Jhon Purba

Pacman, julukan Manny Pacquiao, menang mutlak atas petinju Amerika Serikat Brandon Rios dalam duel kelas welter WBO di Macau, Minggu (24/11/13).

Kemenangan atas Rios seolah jadi bukti kebangkitan Pacquiao. Selain merebut sabuk juara, Pacquiao memberi obat bagi rakyat Filipina yang sedang tertimpa bencana alam.

Usai Rios, Floyd Mayweather Jr menjadi nama terpenting dalam benak Pacman. Floyd pernah menghantui hari-hari Pacquiao.

“Tugas saya bertarung. Saya sangat ingin menghadapi Floyd Mayweather. Namun itu tergantung dia apakah mau bertarung dengan saya,” kata Pacquiao.

Pertarungan Pacquiao-Mayweather secara bersama di atas ring nyaris terwujud pada 2010. Beberapa kalangan memperkirakan duel akan bernilai ratusan juta dolar.

Harapan menyaksikan salah satu duel terhebat sepanjang masa berantakan karena kedua pihak tidak mencapai kesepakatan soal sistem tes doping.

Pacquiao (34) masih terbaik di kelasnya dan generasinya dengan catatan tujuh kelas berbeda. Mayweather yang lebih tua dua tahun adalah juara dunia di lima kelas.

Bob Arum, promotor Pacquiao, berharap pertarungan bisa terwujud, “Itu pertarungan yang harus menjadi kenyataan,” setidaknya pertengahan 2014 di Amerika Serikat.

Pelatih Pacquiao Freedie Roach lebih melihat peluang menggelar partai ulang melawan Juan Manuel Marquez. Desember 2012, Marquez menumbangkan Pacquaio di ronde keenam dengan pukulan KO.

“Jika harus menghadapi Mayweather, saya yakin Pacquiao bisa menang. Mayweather bukan petinju kidal bagus, dia juga memiliki masalah dalam hal kecepatan,” jelas Roach.

Berita Terkini