Chris John Gantung Sarung
Kalah K.O. oleh Simpiwe Vetyeka, Jumat 06 Desember 2013, menghasilkan keputusan lain bagi Chris John. Tak hanya kehilangan gelar juara dunia kelas bulu WBA, Chris mengumumkan pensiun.
“Hari ini saya nyatakan untuk beristirahat dan gantung sarung tinju,” ucap Chris John membuka pengumuman pensiunnya saat INDOSPORT menghadiri konferensi persnya di kantor RCTI, Jakarta.
“Saya akan menghabiskan waku untuk anak-anak dan istri saya,” sambung atlet bernama lengkap Yohannes Christian John, “Bagi saya, gelar paling penting ialah menjadi ayah untuk anak-anak saya.”
“Selanjutnya saya serahkan kepada Daud Yordan untuk meneruskan perjuangan saya dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia,” lanjut Chris menyebut nama rekan juniornya, Daud Yordan.
“Dalam waktu-waktu ini, saya ingin jauh dahulu dari dunia tinju dan menghabiskan waktu dengan keluarga,” imbuh petinju kelahiran Banjarnegara dan bermukim di Semarang, Jawa Tengah.
Namun sebagai atlet yang namanya melambung sebagai petinju dengan rekor 48-1-3, Chris John tidak akan selamanya melupakan ring tinju. Dia berjanji akan tetap memberi kontribusi bagi negara.
“Mudah-mudahan nanti saya bisa mengorbankan tenaga dan pikiran saya untuk atlet-atlet tinju atau olahraga lain dalam mengharumkan Indonesia di tingkat dunia,” tutup mantan atlet wushu.
Beralih dari wushu ke tinju profesional pada 1997, pria kelahiran 14 September 1979 menoreh rekor 22 kemenangan K.O. Petinju berjuluk The Dragon menjadi raja di kelas bulu WBA sejak September 2003.
Chris John juga meraih 18 kemenangan beruntun sebelum takluk oleh Vetyeka di Australia dalam pertarungan penyatuan gelar juara WBA dan WBO. Good bye, Chris 'The Dragon' John!