Daud Ingin Tarung Terus
Menjelang tutup tahun, petinju Daud Yordan memiliki sejumlah agenda yang harus terwujud pada 2014. Petinju yang memiliki rata-rata tiga kali tanding dalam setahun mau naik ring sebanyak-banyaknya.
"Saya belum bisa memutuskan berapa kali naik ring karena semua itu tergantung kepada manajemen tetapi saya berharap bisa bertarung sebanyak-banyaknya," kata Daud Yordan.
Namun yang terpenting bagi ayah dari Miquel Angel Yordan Jr adalah dapat terus sukses di dunia tinju yang dia rintis sejak 2005 tersebut.
"Saya ingin bisa mempertahankan gelar juara dunia itu kembali pada 2014 mendatang," kata suami dari Angela Megaria Penuda tersebut.
Mengenai agenda rayakan malam pergantingan tahun nanti, petinju asal Kalimantan Barat hanya akan berkumpul dengan anak, istri, dan teman-teman.
"Kami akan membuat acara kecil-kecilan di depan rumah," kata petinju asal Sasana Kayong Utara Kalimantan Barat.
Tahun 2013, petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 tersebut, naik ring sebanyak tiga kali, yaitu saat menghadapi petinju Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka.
Selanjutnya saat menghadapi petinju Argentina, Daniel Eduardo Brizuela dan terakhir saat menghadapi petinju Afrika Selatan Sipho Taliwe di Australia.
Pada 2012, Cino, sapaan Daud Yordan, hanya 2 kali naik ring, yaitu saat menghadapi Lorenzo (Filipina) di Singapura dan saat melawan Choi Tseveenpurev (Mongolia) juga di Singapura.
Lalu pada 2011 juga dua kali naik ring yaitu menghadapi petinju Frankie Archuleta (Amerika Serikat) dan melawan Chris ‘The Dragon’ John di Jakarta pada 17 April silam.
Pada 2010, Daud tiga kali naik ring, yaitu melawan petinju Calestino Caballero (Panama), petinju Crstian Abila (Filipina) dan Damian David Marchiano (Argentina).