Stiverne Juara Baru
Petinju berusia 35 tahun itu menjatuhkan Arreola dua kali pada ronde keenam sebelum wasit Jack Reiss menghentikan pertarungan saat waktu menunjukkan 2:02.
Seketika itu juga sang pengadil memberi Stiverne kemenangan dalam pertarungan kelas berat pertama di Amerika sejak 2009.
"Saya sudah memiliki mimpi untuk menjadi juara dunia. "Bagi saya tadinya itu mimpi yang mustahil, tapi saya mempertahankannya. Saya tidak akan berhenti," kata Stiverne
Stiverne melepaskan kombinasi pukulan tangan kanannya untuk menyeret Arreola ke kanvas untuk pertama kalinya pada ronde keenam di depan 3.992 penonton arena Galen Center Universitas California Selatan.
Stiverne kembali menghujani lawannya dengan pukulan tangan kiri dan kemudian menyelesaikannya dengan serangkaian pukulan tangan kiri dan kanan di sudut arena Arreola.
"Saya datang ke sini dengan sebuah misi. "Saya tidak datang ke sini untuk kalah. Tidak seorangpun akan mengalahkan saya," tambah dia.
Pertarungan kelas berat di Amerika Utara langka belakangan kini karena kurangnya para penantang serius pada Klitschko bersaudara, Vitali dan Wladimir.
Stiverne merebut gelar WBC yang ditinggal Vitali Klitschko sehingga Viltai dapat berkonsentrasi dalam bidang politik di Ukraina.
Klitschko bersaudara sudah mendominasi tinju kelas berat selama hampir enam tahun. Tapi mereka bertarung hampir secara ekslusif di Eropa karena kontrak yang menguntungkan dengan televisi Jerman.
Wladimir Klitschko saat ini memegang sabuk juara kelas berat Federasi Tinju Internasional (IBF), Asosiasi Tinju Dunia (WBA), dan Organisasi Tinju Dunia (WBO), dan hanya WBC yang lepas.