Mayweather Gunakan Hijab dalam Kampanye Donald Trump?
Kabar Mayweather gunakan hijab dalam kampanye terbuka Donald Trump dirilis sebuah situs berita olahraga hiburan Kicker yang merupakan bagian dari portal berita Saturday Night Live pada Rabu, 16 Maret 2016 lalu yang ditulis oleh penulisnya Bryan Tucker.
Kicker mengklaim mantan juara dunia tinju itu hadir dalam kampanye terbuka dengan menggunakan hijab yang menjadi indentitas muslim wanita dalam upaya melawan sikap frontal Trump terhadap kaum muslim.
Dalam tersebut Kicker juga melansir pernyataan Mayweather yang mengatakan bahwa dirinya siap memukul KO siapa saja yang mencoba untuk meninju seorang muslim.
Foto Mayweather gunakan hijab dalam kampanye Donald Trump yang dirilis situs olahraga Kicker.
"Aku hanya seorang wanita Muslim minoritas. Siapa saja ingin mencoba meninju seorang Muslim?” tanya Mayweather seperti dilansir sumber berita tersebut.
Namun belakangan terungkap bahwa berita tersebut tidak benar-benar terjadi alias hoax. Maywather ternyata tidak benar-benar hadir dalam kampanye Donald Trump dengan menggunakan hijab.
Hal itu terungkap setelah situs berita snopes.com yang penasaran dengan kebenaran berita tersebut melakukan investigasi.
Belakangan, Kicker pun mengkonfirmasi bahwa berita yang telah mereka turunkan tersebut memang tidaklah benar adanya.
Sang penulis berita, yang merupakan redaktur pelaksana Kicker, Tucker menjelaskan bahwa penulisannya tersebut bertujuan untuk menghadirkan sisi hiburan olahraga bagi pembaca setia Kicker.
"Saya telah menulis sketsa atlet profesional di Saturday Night Live selama bertahun-tahun, saya telah belajar bagaimana bekerja bersama-sama untuk menjadikan berita sebagai hiburan," jelas Tucker dikutip dari Snopes.
"Kami semua bekerja untuk satu tujuan yaitu menghibur penggemar olahraga," bebernya.