Jelang Natal, Juara Tinju Asia Ini Dapat Kado 'Pahit'
Maxi Nahak yang meraih gelar juara pada Juli lalu usai mengalahkan petinju Korea Selatan, Eung Cha Lee menjelaskan bahwa dia sudah melakukan persiapan panjang untuk menepati janji tanding di Kupang, 22 Desember 2016 nanti.
Petinju asal Sasando Boxing Camp Tangerang itu dijadwalkan bertemu lawan dari Australia pada bulan ini. Akan tetapi, pertarungan untuk mempertahankan gelar tersebut dikabarkan dibatalkan secara sepihak.
Hal tersebut lantas membuat Maxi Nahak sangat kecewa bahkan mengaku sampai stres. Pasalnya jika sampai tak bertanding sampai Januari tahun depan, maka gelar yang diraihnya dengan susah payah beberapa bulan lalu terancam dilepas.
Maxi Nahak, petinju milik Indonesia.
“Iya, untuk laga Desember ini batal, makanya bisa dibilang saya cukup stress ini,” jelasnya kepada INDOSPORT.
Selain itu, ketika ditanya secara mendalam alasan mengapa laga tersebut, Maxi Nahak mengaku tidak tahu alasan pastinya.
“Tidak jelas, tiba-tiba saya dikabari gak jadi pertandingannya,” sambung Maxi Nahak dengan nada yang sangat kecewa.
Kegagalan naik ring pada bulan ini seolah menjadi kado yang sangat pahit bagi Maxi Nahak menjelang hari raya Natal yang sebentar lagi akan dirayakannya. Kekecewaan petinju asal NTT tersebut jelas terlihat melalui status dan unggahannya di media sosial milik atlet 32 tahun itu.
Gelar yang diraih Maxi Nahak pada Juli lalu memang penuh perjuangan. Ia hanya ditemani promotornya, Aryo Sulkhan, namun berkat semangat dan kerja kerasnya, Maxi mampu memukul KO (Knock Out) petinju tuan rumah, Korea Selatan hanya dalam 3 ronde. Apapun yang terjadi, tetaplah semangat Maxi Nahak!