Surabaya Samator Berikan Mimpi Buruk Bagi Jakarta BNI Taplus
Dalam pertandingan yang berlangsung di GOR C-Tra Arena Bandung, Jakarta BNI Taplus mengalami kekalahan dengan skor tipis 3-2 (29-27, 18-25, 22-25, 25-21, 15-12).
Pelatih Jakarta BNI Taplus, Edwardo de Paolo mengakui kehebatan pasukan Surabaya Samator. Menurutnya tim asuhan Ibasyah Djanur Tjahyono itu merupakan salah satu tim terbaik yang terlibat di kompetisi Proliga 2016 ini.
"Tim kami sebenarnya sudah bermain lebih baik dibanding laga di putaran satu atau dua lalu. Tapi Surabaya (Samator) merupakan tim yang bagus, mereka bermain konstan sejak putaran pertama. Hasil ini memang buruk bagi tim, tapi mudah-mudahan permainan anak-anak terus bagus dan meningkat untuk laga selanjutnya," ujar Edwardo saat ditemui seusai pertandingan.
Dalam pertemuan sebelumnya, Jakarta BNI Taplus juga dikalahkan Surabaya Samator.
Sementara itu, Pelatih Surabaya Samator, Ibarsjah Djanu Tjahyono mengatakan kemenangan ini berkat kerja keras para pemainnya yang terus berupaya mengejar ketertinggalan. Padahal kata dia, penampilan pemain Jakarta BNI Taplus di laga pembuka sangat luar biasa. Hampir semua lini dari tim asuhan Edwardo De Paolo ini berjalan cukup baik.
"BNI Tampil luar biasa, itu mengagetkan kami. Semua pemain mereka 'hidup', kalau pada putaran satu dan dua hanya satu hingga tiga pemain saja yang hidup dan bermain apik. Terutama pemain asing mereka nomor 8 sangat bagus dan penampilannya mengagetkan anak-anak," kata Ibarsjah.
"Mudah-mudahan kemenangan di laga perdana ini membuat semangat anak-anak naik untuk laga hari berikutnya," harapnya.
Kekalahan ini jelas membuat rekor buruk Jakarta BNI Taplus semakin panjang saat bertemu dengan tim asal Surabaya tersebut. Lantaran di dua laga sebelumnya, Sigit Ardian CS mengalami hal yang sama.