x

Pria Tertinggi Kedua di Dunia Bawa Iran Juara Paralimpiade Tokyo 2020

Minggu, 5 September 2021 11:15 WIB
Penulis: Maria Valentine | Editor: Indra Citra Sena
Morteza Mehrzad, Atlet Tertinggi Berpostur 246 Sentimeter

INDOSPORT.COM - Manusia tertinggi kedua di dunia, Morteza Mehrzad, membantu tim Iran merebut medali emas Paralimpiade Tokyo 2020 di cabor voli duduk.

Kemenangan ini diraih Mehrzad dkk dalam laga final yang berlangsung Sabtu (4/9/21) kemarin. Di partai pamungkas, tim Iran mengalahkan Komite Paralimpiade Rusia (RPC) dengan skor 25-21, 25-14, 19-25, 25-17.

Baca Juga
Baca Juga

Bosnia dan Herzegovina, salah satu tim terkuat di voli duduk, mengamankan medali perunggu setelah dikalahkan Iran di partai semifinal.

Mehrzad sendiri memiliki tinggi badan 2,46 meter. Ia tercatat sebagai atlet Paralimpiade tertinggi sepanjang masa. Berkat kiprahnya, ia mengukuhkan Iran sebagai negara yang mendominasi di olahraga voli duduk.

Di cabor voli duduk putra, Iran telah memenangkan enam dari delapan medali emas di Paralimpiade beberapa tahun ke belakang. Mehrzad pun menjadi aset berharga timnya dan menjadi senjata mematikan dalam menyerang lawan.

Baca Juga
Baca Juga

Di partai final, pemain berusia 33 tahun itu mencetak 28 poin meski ia dan tim harus kehilangan set pertama.


1. Awal Karier Morteza Mehrzad

Morteza Mehrzad, pemain voli duduk Iran di Paralimpiade 2016.

Morteza Mehrzad mulai bermain setelah pelatih Iran bernama Hadi Rezaeigarkani menghubunginya usai menonton sang pemain dalam sebuah program televisi tentang kelainan fisik.

Mehrzad pun mulai terjun ke olahraga ini sembilan tahun lalu dan menjalani debut internasionalnya lima tahun lalu.

Ia memiliki acromegaly, sebuah kondisi di mana tubuh seseorang memproduksi terlalu banyak hormon pertumbuhan. Biasanya Mehrzad harus menggunakan kruk atau kursi roda setelah mencederai panggulnya setelah kecelakaan sepeda. Kini kaki kanannya lebih pendek enam inci dibanding kaki kiri.

“Karena kelemahan itu, saya sangat depresi. Saya merasa seperti dipenjara. Saya takut keluar karena penampilan saya. Saya tak bisa membayangkan masa depan untuk diri sendiri. Namun voli duduk memiliki dampak besar terhadap hidup saya,” tutur Mehrzad, dikutip dari laman resmi Paralimpiade.

IranVoliBerita OlahragaParalimpiade Tokyo 2020

Berita Terkini