x

Banding Ditolak, Indonesia Tambah Emas

Kamis, 2 Oktober 2014 17:33 WIB
Editor: Raditya Adi Nugraha

Ketua kontingen Indonesia, Ade Lukman mengatakan banding Malaysia ditolak oleh OCA.

"Dari wakil presiden OCA sudah mendapat kepastian bahwa upaya banding Malaysia ditolak dan Indonesia dinyatakan berhak atas medali emas wushu," Ade Lukman.

Dia mengatakan, pernyataan positif doping atlet Malaysia Cheau Xuen Tai itu juga diperkuat oleh pernyataan dokter antidoping.

"Dokter antidoping tetap menyatakan atlet Malaysia itu positif, dan OCA juga telah melucuti medali mereka," tambah Ade Lukman.

Ketika ditanya tentang keberhasilan Indonesia mendapatkan medali emas di cabang wushu itu, ketua kontingen Indonesia itu menyatakan lega.

"Kami bersyukur sudah bisa menyamai rekor Asian Games 2010 Guangzhou, China dengan mendapatkan empat emas," katanya.

"Kami berharap masih bisa mendapatkan emas lagi dari cabang lain yang masih bertanding seperti karate, taekwondo, soft tenis," tambahnya.

Juwita Niza Wasni pada kompetisi wushu di nomor Nandao dan Nanquan putri Asian Games 2014 di Ganghwa Dolmens Gymnasium, Incheon, Korsel, Sabtu (20/09/14) dinyatakan hanya berhak mendapat perak.

Sementara itu, atlet Malaysia Cheau Xuen Tai meraih medali emas, dan atlet China, Hong Wei mendapat perunggu.

Namun beberapa hari kemudian dewan antidoping OCA menyatakan bahwa atlet Malaysia itu positif doping, dan OCA mencopot medali itu.

Setelah itu Malaysia menyatakan banding atas pencopotan medali tersebut, dan pada Kamis ini, banding itu ditolak sehingga atlet Indonesia Juwita Niza berhak naik mendapat medali emas.

Asian Games 2014MalaysiaWushu

Berita Terkini