MotoGP

MotoGP Godok Larangan Penggunaan Celana Pendek

Jumat, 10 Maret 2017 | 06:17 WIB
  • Otoritas penyelenggara MotoGP tengah menggodok aturan pelarangan penggunaan celana pendek di grid start.
  • Rencana ini memunculkan respon pro dan kontra dari para mekanik di masing-masing tim peserta.
MOHD RASFAN via Getty Images
Mekanik tim Monster Yamaha Tech 3 di Sirkuit Sepang, Malaysia, 2016 lalu. Copyright: MOHD RASFAN via Getty Images
Mekanik tim Monster Yamaha Tech 3 di Sirkuit Sepang, Malaysia, 2016 lalu.

Otoritas penyelenggara balapan MotoGP tengah menggodok aturan penggunaan pakaian di grid start. Nantinya, grid start akan steril dari penggunaan celana pendek, terutama oleh para mekanik.

Dilansir Motorsport, aturan yang telah dibicarakan dalam pertemuan Komisi Grand Prix tersebut bertujuan untuk meningkatkan citra kompetisi balap motor paling bergengsi ini.

Harapannya, kamera televisi tidak akan lagi menyuguhkan gambar para mekanik yang memakai celana pendek di akhir pekan. 

Muncul pro kontra terhadap aturan ini. Sejumlah tim seperti Yamaha, merasa tak terganggu, dan telah mengimplementasikannya pada mekanik mereka pada musim lalu. 

Sementara yang kontra, mempersoalkan balapan yang berlangsung di tengah suhu panas seperti saat seri MotoGP Malaysia. Saat balapan, suhu di sirkuit Sepang yang mencapan 35 derajat Celcius, menjadi persoalan tersendiri bagi orang-orang yang terbiasa dengan empat musim.

Jika aturan celana pendek masih berada dalam perdebatan, aturan penggunaan helm bagi tim peserta balapan MotoGP akan mulai diberlakukan musim 2017 ini. 

Aturan ini dilakukan untuk menghindari kecelakaan yang terjadi saat pembalap melakukan pergantian motor. Pada musim 2016 lalu, pembalap Aprilia, Alvaro Bautista, menabrak mekaniknya saat hendak melakukan pergantian motor. 

Editor : Gema Trisna Yudha