x

Marc Marquez Kecelakaan di Sirkuit Mandalika Disebut Terparah dalam 25 Tahun

Senin, 21 Maret 2022 19:19 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Prio Hari Kristanto
Kecelakaan yang dialami pembalap Honda, Marc Marquez, di Sirkuit Mandalika pada ajang MotoGP Indonesia 20220 disebut sebagai insiden terparah dalam 25 tahun. Foto: REUTERS/Willy Kurniawan

INDOSPORT.COM – Kecelakaan yang dialami pembalap Honda, Marc Marquez, di Sirkuit Mandalika pada ajang MotoGP Indonesia 20220 disebut sebagai insiden terparah dalam 25 tahun.

Sebagaimana diketahui, Marc Marquez mengalami nasib mengenaskan menjelang sesi balapan utama MotoGP Indonesia yang digelar di Sirkuit Mandalika, Minggu (20/03/22) kemarin.

Baca Juga

Pembalap asal Spanyol itu mengalami kecelakaan, di mana tubuhnya terpelanting dari motor RC213V tunggangannya saat menjalani sesi pemanasan pagi hari.

Dari gambar yang dirilis akun MotoGP di media sosial, tubuh Marquez nampak terlempar dari motor yang menyentuh lintasan Sirkuit Mandalika saat melaju di tikungan.

Ketika dia berbelok ke kanan, ban belakang Marquez tiba-tiba bergeserkan membuat dia kehilangan kendali atas motornya.

Baca Juga

Begitu terpelanting, tubuh Marquez langsung mendarat dengan ke atas di lantai trek dan meluncur di sepanjang aspal.

Ajaibnya, Marquez masih mampu untuk bangkit dan melanjutkan membalap. Kondisinya pun dikabarkan cukup baik usai mengalami insiden mengerikan ini.

Kejadian horor yang dialami Marquez ini menarik perhatian komentator asal Inggris, Gavin Emmett, yang bekerja untuk BTSports.

Baca Juga

Dilansir dari The Sun, Gavin Emmet mengaku terkejut. Bahkan, Emmett melihat bahwa kecelakaan itu adalah yang terparah dalam 25 tahun kariernya berkecimpung di dunia liputan olahraga MotoGP.


1. Marquez Gegar Otak dan Absen di MotoGP Mandalika

Pembalap MotoGP Repsol Honda, Marc Marquez, saat menjalani tes sesi latihan bebas di Sirkuit Mandalika.

“Itu kecelakaan yang mengejutkan bagi Marc Marquez. itu salah satu insiden terbesar yang pernah saya lihat dalam 25 tahun meliput olahraga ini,” ujar Emmet.

“Pembalap Honda itu pasti berada 12 hingga 15 kaki di udara (saat tubuhnya terpelanting),” lanjut Emmet.

Baca Juga

Keterkejutan Emmet memang bukan tanpa alasan. Pasalnya, Marquez mengalami kecelakaan saat menunggangi motor yang melaju kencang dengan kecepatan hampir 115mph atau setara 186 km/jam.

Ini bukan pertama kalinya Marc Marquez mengalami kecelakaan saat menjajal lintasan Sirkuit Mandalika selama akhir pekan kemarin.

Pada sesi latihan bebas yang dihelat pada Jumat (18/03/22) Marquez juga mengalami nasib sial, karena motornya terpelanting keluar lintasan.

Baca Juga

Mengutip laman twitter resmi MotoGP 2022, Marquez terpelanting keluar lintasan saat melaju dengan kecepatan tinggi di trek Sirkuit Mandalika. Motornya pun langsung terlempat ke luar trek.

Motor Honda RC213V yang dikendarai Marc Marquez kemudian terlihat berada di luar lintasan

Kesialan Marc Marquez berlanjut ketika dia menjalani sesi kualifikasi pada Sabtu (19/03/22). Saat itu, Marquez tengah bersaing dengan Francesco Bagnaia untuk mengejar posisi teratas Q1.

Marc Marquez pertama kali jatuh saat berbelok di turn 13. Dia kemudian langsung buru-buru kembali ke paddock untuk mengganti motor.

Baca Juga

Saking buru-burunya, motor yang ditumpangi Marquez sempat menabrak dinding pembatas di paddock saat mengerem.

Tiga kali mengalami kecelakaan di Sirkuit Mandalika, Marc Marquez akhirnya memutuskan absen pada balapan utama MotoGP Mandalika karena dia dinyatakan gegar otak.

Hal ini dipastikan setelah Marquez mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat usai mengalami kecelakaan saat sesi pemanasan.


2. Alasan Marquez Absen di MotoGP Mandalika

Pebalap MotoGP Marc Márquez usai latihan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Sabtu (/19/03/22). Foto: REUTERS/Willy Kurniawan

Secara terpisah, pihak Repsol Honda juga memberikan pernyataan resmi mengenai alasan mereka tidak menurunkan Marc Marquez dalam balapan resmi MotoGP Mandalika.

Manajer tim Honda, Alberto Puig mengatakan Marquez akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Spanyol karena sempat didiagnosis gegar otak.

 “Ini adalah kecelakaan besar, gegar otak di kepala, jadi biasanya jenis kecelakaan ini perlu waktu untuk pulih,” ujar Puig.

“Bukan ide terbaik jika menyuruhnya tetap balapan, sehingga kami semua memutuskan bahwa hal terbaik yang bisa dilakukan adalah tidak balapan dan mencoba melihat kondisi fisiknya dalam 12 jam atau 24 jam ke depan.”

Baca selengkapnya: Repsol Honda Bongkar Alasan Sesungguhnya Tak Turunkan Marc Marquez di MotoGP Mandalika

Marc MarquezRepsol HondaHondaMotoGPMotoGP IndonesiaSirkuit MandalikaBerita MotoGPMotoGP 2022

Berita Terkini