SEA Games

Pelatih Timor Leste Juga Stres Lihat Tingkah Anak Asuhnya

  • Pelatih Timor Leste mengaku stres hadapi anak asuhnya sendiri.
  • Padahal ia sudah meminta agar mereka bisa kontrol emosi.
Senin, 21 Agustus 2017 08:41 WIB
Editor: Gregah Nurikhsani Estuning
© VTV.vn
Kim Shin-hwan, pelatih Timor Leste. Copyright: © VTV.vn
Kim Shin-hwan, pelatih Timor Leste.

Pelatih kepala Timor Leste, Kim Shin-hwan stres tak mampu tutupi kekecewaannya usai tumbang dari Indonesia. Bukan karena hasil akhirnya, namun karena anak asuhnya tak mampu mengontrol emosi.

Di laga lanjutan SEA Games 2017 cabang olahraga sepakbola yang digelar di Stadion Selayang, Minggu (20/08/17), sempat terjadi kericuhan yang dibumbui dengan kartu merah Filipe Oliveira, bek Timor Leste yang menendang Evan Dimas dan 'menyampuk' Septian David Maulana.

Terjadinya kericuhan antar pemain karena adanya kekerasan Filipe Oliveira terhadap Evan Dimas. Copyright: INDOSPORT/IstimewaTerjadinya kericuhan antar pemain karena adanya kekerasan Filipe Oliveira terhadap Evan Dimas.

Wasit dan asisten wasit sampai kewalahan melerai para pemain yang bertikai dan mencoba untuk mengendalikan situasi. Sayang, Evan Dimas Darmono yang menjadi korban kekerasan pemain Timor Leste malah mendapat kartu kuning.

Buntutnya, total tiga kartu kuning dan satu kartu merah dikeluarkan wasit Nagor Amir Bin Noor Mohamed. Melihat hal ini, Shin-hwan mengaku stres menghadapi kelakuan Augusto Fernandes dan kawan-kawan di pertandingan tersebut.

"Saya juga sering marah, tapi saya maunya semuanya main baik. Mereka begitu cepat emosi, cepat panas. Saya ingin mereka bermain tidak seperti itu. Mereka sudah diberitahu. Saya pun stres," kata pelatih Timor Leste, Kim Shin-hwan, dikutip dari indopos.com.

Di sisi lain, Timnas U-22 Indonesia masih akan menghadapi dua partai berat menghadapi Vietnam dan Kamboja. Pekerjaan Luis Milla bakal lebih berat karena ia tak bisa mainkan Evan Dimas lawan Vietnam akibat akumulasi kartu.