x

Kena Denda Rp150 Juta, Manajemen Sriwijaya FC Angkat Bicara

Minggu, 3 Juni 2018 18:16 WIB
Kontributor: Muhammad Effendi | Editor: Lanjar Wiratri
Pemain Sriwijaya FC, Alberto Gonçalves.

Manajemen Sriwijaya FC kembali harus merogoh kocek untuk membayar sanksi berupa denda yang diberikan Komisi Disiplin (Kondis) PSSI atas tindakan suporter. Insiden tersebut terjadi saat laga Laskar Wong Kito menjamu PSIS Semarang pada pekan ke-12 Liga 1 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Selasa (22/05/18).

Baca Juga

1. Suporter Sriwijaya FC Nyalakan Kembang Api

Suporter Ultras Palembang menyalakan flare saat nobar laga Sriwijaya FC vs Pusamania Borneo FC.

Di laga itu, suporter Laskar Wong Kito menyalakan kembang api usai pertandingan. Meski laga telah berakhir, Komdis tetap menjatuhkan sanksi, sehingga denda Rp150 juta dikenakan untuk tim asal Sumsel ini. Dalam surat yang diterima oleh manajemen klub, suporter Sriwijaya FC diketahui menyalakan smoke bom, flare, serta kembang api.

“Surat itu sanksi itu sudah kita terima. Dalam surat juga ditegaskan jika Komdis telah mengantungi bukti-bukti kuat akan hal itu,” ucap Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Faisal Mursyid, Minggu (03/06/18).


2. Sriwijaya FC Kena Sanksi Lagi

Pemain Sriwijaya FC, Alberto Gonçalves.

Bagi Laskar Wong Kito, ini menjadi sanksi kedua yang diterima karena tingkah laku suporter. Sebelumnya, manajemen SFC juga diharuskan membayar Rp200 juta karena smoke bom yang menyala saat laga melawan Bhayangkara FC, (12/5).

Saat itu suporter SFC terbukti menyalakan smoke bom lebih dari lima kali pada menit ke 40, menit 45 dan menit 58 sehingga wasit menghentikan pertandingan selama empat menit.


3. Imbauan untuk Fans Sriwijaya FC

Caption

“Ini jadi kerugian bagi tim kesayangan kita. Kami hanya berharap hal ini tidak terulang lagi, meski pertandingan telah berakhir sebaiknya tidak menyalakan smoke bom, flare atau pun kembang api,” jelasnya.

Sriwijaya FCPSIS SemarangLiga IndonesiaLiga 1

Berita Terkini