x

Kans Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023: Dipertimbangkan PSSI, tapi..

Kamis, 9 Juni 2022 19:35 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Indra Citra Sena
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat Kongres Biasa PSSI 2022 di The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Senin (30/05/22). Foto: Arif Rahman/Indosport.com

INDOSPORT.COM - PSSI membuka peluang untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2023. Tapi, hal tersebut bukan prioritas utama karena Indonesia juga akan menyelenggarakan Piala Dunia U-20 tahun depan. 

AFC membuka kesempatan bagi 24 negara untuk menjadi tuan rumah bersama Piala Asia 2023, setelah tuan rumah sebelumnya, yakni China memutuskan mundur dengan alasan masih tingginya kasus covid-19 di sana. 

Baca Juga

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan jadwal Piala Asia 2023 dan Piala Dunia U-20 sangat mepet. Hal itu akan membuat Indonesia keteteran jika mengajukan diri. 

Piala Asia 2023 dijadwalkan bergulir pada 16 Juni-16 Juli tahun depan, sedangkan Piala Dunia U-20 bisa saja dimainkan 20 Mei-12 Juni (mengacu pada jadwal 2021 sebelum batal karena pandemi virus corona). 

"Tuan rumah Piala Asia 2023 dalam pertimbangan kami karena tidak mudah, ada Piala Dunia U-20. Kami akan lihat waktunya, kalau hanya sebulan itu agak riskan," kata Mochamad Iriawan. 

Baca Juga

"Katanya Juni (Piala Asia). Kalau jarak hanya sebulan agak berisiko, kalau September masih ada kemungkinan, tapi nanti akan dibahas dalam rapat Exco dan akan diputuskan," imbuh Iwan Bule, sapaan akrabnya. 

PSSI menjelaskan, rapat Exco akan dilakukan pasca Kualifikasi Piala Asia 2023. Pihaknya harus melihat hasil dari kualifikasi dan turut mendengarkan pendapat pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. 

Baca Juga

"Setelah Shin Tae-yong kembali, baru kami diskusikan berkaitan Piala Asia ini karena memang sedang ada Piala Dunia U-20. Kami sebenarnya senang kalau jadi tuan rumah, kebanggaan buat kami," tutur Iriawan.

Meski pada akhirnya PSSI mengajukan diri jadi tuan rumah, hal itu tak serta merta membuat Indonesia lolos ke babak utama Piala Asia 2023.


1. Tidak Otomatis Lolos

Skuat timnas Indonesia dalam pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Kuwait, Rabu (8/6/22).

AFC melalui Sekjennya, Datuk Windsor Paul, baru-baru ini menegaskan bahwa tuan rumah Piala Asia cuma buat tim yang lolos. Sementara tim yang tak lolos tak bisa mengajukan diri menjadi tuan rumah pengganti China.

Baca Juga

Sementara itu, timnas Indonesia tengah berlaga di Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023. Skuat Garuda baru saja menang tipis 2-1 atas Kuwait dan menyisahkan dua laga kontra Yordania dan Nepal.

Baca Juga

Peluang Indonesia bisa dibilang terbuka lebar karena AFC menyediakan slot untuk 11 negara. Sebanyak enam juara grup plus lima runner-up terbaik akan lolos ke putaran final Piala Asia 2023.


2. Fakhri Husaini: Insya Allah Timnas Indonesia ke Piala Asia

Selebrasi gol Rachmat Irianto dalam pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Kuwait, Rabu (8/6/22).

Mantan anak asuhnya kembali dipanggil ke Timnas Indonesia, dan meraih kemenangan atas Kuwait. Fakhri Husaini pun mengucapkan harapannya.

Diketahui, Fakhri Husaini pernah menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia di kelompok usia muda, hal itu terjadi beberapa tahun yang lalu.

Belakangan, PSSI memercayakan posisi pelatih kepala timnas Indonesia senior, U-20, serta U-23 kepada Shin Tae-yong seorang diri.

Baca Juga

Fakhri Husaini sendiri memutuskan untuk terjun sebagai pelatih klub. Setelah resmi tak diperpanjang kontraknya di Borneo FC, ia pun menyeberang ke Persela Lamongan.

Namun, ia tetap mendukung para 'mantan' anak didiknya yang kini sudah sampai di level senior, dan dipercaya membela Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia 2023.

Baca Selengkapnya

PSSIChinaAFCPiala Dunia U-20Timnas IndonesiaBola InternasionalPiala AsiaBola IndonesiaMochamad IriawanBerita Timnas IndonesiaKualifikasi Piala Asia 2023One Football

Berita Terkini