☰
x

Siap-Siap! 3 Pemain Manchester United Ini Bisa Ditendang Erik ten Hag, De Gea Aman?

Selasa, 4 Oktober 2022 09:35 WIB
Penulis: Stefan Ariel Kristanto | Editor: Indra Citra Sena
Erik ten Hag, pelatih baru Manchester United. Foto: REUTERS/Stian Lysberg Solum

INDOSPORT.COM - Berikut tiga pemain Manchester United yang bisa ditendang oleh pelatih Erik ten Hag pada bursa transfer mendatang. David De Gea amankah?

Pemain silih berganti, mungkin kata yang sudah lumrah di dunia sepak bola apalagi jika sebuah klub kedatangan pelatih anyar, tak terkecuali Erik ten Hag.

Baca Juga

Ten Hag melanjutkan tongkat estafet kepelatihan yang sebelumnya dipegang oleh mantan manajer interim Setan Merah, Ralf Rangnick.

Peralihan posisi pelatih ini tentu ada yang menguntungkan seorang pemain, ada juga yang merugikan sebab ia belum tentu cocok masuk dalam sistem pelatih anyar tersebut.

Contoh yang pas mungkin adalah kedatangan Jurgen Klopp ke Liverpool pada 2015. Total dari 11 pemain utama saat itu, hanya tersisa Jordan Henderson saja tahun ini.

Baca Juga

Dalam membangun ulang sebuah tim yang terstruktur dan bisa memajukan sebuah klub tentu pastinya memakan waktu bertahun-tahun.

Pasalnya, pasti ada pemain yang kerap ditepikan pelatih sebelumnya sebab saat diberikan kesempatan unjuk gigi, ia malah tampil kurang memuaskan.

Contoh hal tersebut, yaitu Diogo Dalot, yang mana pria asal Portugal itu kurang difavoritkan dalam Starting XI Ole Gunnar Solskjaer dan Ralf Rangnick, tetapi malah bersinar di bawah Ten Hag.

Baca Juga

Akan tetapi, pastinya tetap ada penggawa yang menjadi andalan pelatih sebelumnya, tetapi kurang cocok di bawah kekuasaan pelatih baru.

Berikut INDOSPORT merangkum tiga pemain Manchester United yang terancam terdepak di bawah tangan dingin Erik ten Hag:


1. 1. Aaron Wan-Bissaka

Aaron Wan-Bissaka, pemain sepakbola Manchester United.

Aaron Wan-Bissaka digaet Manchester United pada Juni 2019 dengan harga hampir 50 juta pound (sekitar Rp864,2 miliar). Ole Gunnar Solskjaer adalah dalang di balik kedatangan pria yang awalnya mengabdi untuk Crystal Palace ini.

Baca Juga

Di bawah rezim pelatih asal Norwegia tersebut, Wan-Bissaka nyaris tidak tergantikan di pos bek kanan. Kemampuan tekelnya yang bersih tampaknya menjadi alasan utama Solskjaer memboyong sang pemain.

Namun, tetap saja sebagus-bagusnya pemain pasti memiliki kelemahan. Demikian pula dengan eks pemain Crystal Palace ini.

Baca Juga

Wan-Bissaka disinyalir hanya mempunyai poin positif di tekel bersih saja, bahkan dikritik karena kurang gereget menggalang lini pertahanan.Dia juga bukanlah pemberi umpan yang andal.

Sebagai informasi, Erik ten Hag adalah pelatih yang juga mengandalkan kedua full-back-nya untuk bisa menyerang secara offensif.

Dengan kata lain, kepiawaian mengumpan adalah kemampuan dasar sekaligus utama yang harus bisa dilakukan oleh kedua full-backnya tersebut.

Baca Juga

Kemampuan yang diingingkan oleh eks pelatih Ajax Amsterdam tersebut tidak terpenuhi syaratnya dalam diri Aaron Wan-Bissaka sehingga ia bisa saja didepak dari Manchester United di bursa transfer mendatang.


2. 2. Scott McTominay

Penjaga gawang Manchester United, David De Gea.

Pria asal Skotlandia ini adalah produk asli akademi Manchester United. McTominay sendiri baru bergabung dengan skuad utama Setan Merah pada Juli 2017 silam.

Keunggulan dalam duel udara tampaknya menjadi poin utama mengapa ia masih ada di skuad hingga saat ini mengingat ia mempunyai tinggi 191 cm.

Baca Juga

Pria berusia 25 tahun ini bahkan menjadi langganan di skuad utama Man United sejak era Solskjaer hingga Rangnick sebagai gelandang bertahan utama bersama Fred.

Kurang bervisi dan memiliki skill pas-pasan di klub sebesar Manchester United tampaknya adalah alasan mengapa Erik ten Hag bisa mengusir pemain ini dari Old Trafford nantinya.

Meski demikian, ia tampil cukup ciamik dalam beberapa laga Manchester United sebelum akhirnya digilas Manchester City 6-3 baru-baru ini.

Banyak yang mempertanyakan keputusan Ten Hag untuk memasang McTominay alih-alih memilih Casemiro yang merupakan salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia.

Seandainya Setan Merah berhasil mendapatkan Frenkie de Jong, bisa saja posisi sang pemain kian terancam karena pria asal Belanda itu mempunyai seperangkat keterampilan yang dibutuhkan Ten Hag guna menjalankan sistemnya.

3. David De Gea

Kiper asal Spanyol ini adalah salah satu peninggalan berharga Sir Alex Ferguson saat masih menukangi Manchester United.

Awalnya ia tampil kurang menyakinkan di tahun-tahun awalnya bersama Setan Merah yang membuat pelatih legendaris Man United itu kerap merotasi posisi penjaga gawang.

Namun, seiring berjalannya waktu, eks kiper Atletico Madrid ini tumbuh menjadi kiper yang hebat dan bahkan merupakan salah satu kiper terbaik di dunia.

Kemampuan paling menonjol kiper berusia 31 tahun ini adalah pada refleksnya dalam menangkap atau menangkis bola yang mengarah ke gawangnya.

Akan tetapi, kelemahannya yaitu ia bukanlah kiper yang bisa mendistribusikan bola dengan baik. Dengan kata lain, De Gea bukanlah kiper modern yang dituntut bisa memberikan umpan ke depan dengan baik dan melakukan sweeping saat diperlukan.

Hal ini yang membuatnya bisa dijual Manchester United ke depan apalagi kontraknya bakal berakhir tahun depan dan tampaknya Ten Hag tak berminat memperpanjang masa bakti sang penjaga gawang.

Manchester UnitedDavid de GeaLiga Primer InggrisLiga InggrisAaron Wan BissakaScott McTominayErik ten Hag

Berita Terkini