x

Piala Dunia 2022: Qatar Dituduh Memalsukan Jumlah Penonton yang Hadir ke Stadion

Kamis, 24 November 2022 00:35 WIB
Penulis: Yudha Riefwan Najib | Editor: Yohanes Ishak
Tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar, dituduh melakukan pemalsuan jumlah penonton yang hadir ke stadion. (REUTERS/Kai Pfaffenbach)

INDOSPORT.COM – Tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar, dituduh melakukan pemalsuan jumlah penonton yang hadir ke stadion.

Bahkan, Qatar juga dilaporkan menggelembungkan angka dari penonton yang datang ke stadion, untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2022.

Kendati demikian, faktanya masih terdapat bangku penonton yang kosong dalam setiap pertandingan Piala Dunia 2022, yang berlangsung di Qatar.

Hal tersebut membuktikan bahwasannya stadion di Qatar tidak selalu dipenuhi oleh penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Berbanding terbalik dengan apa yang dilakukan Qatar, dengan menyampaikan bahwasannya stadion selalu penuh, Bahkan, penonton yang hadir melebihi kapasitas yang disediakan.

Baca Juga

Melansir dari Sportbible, ahli statistik menyadari menyadari bahwa penonton resmi terdaftar jauh di atas kapasitas resmi untuk setiap tempat yang menggelar Piala Dunia 2022.

Namun, di foto dan rekaman banyak kursi kosong, sehingga diyakini bahwa banyak pertandingan yang penontonnya tidak mencapai kapasitas yang disediakan.

Baca Juga

“(Qatar) memiliki beberapa penjelasan yang harus dilakukan, setelah beberapa ahli statistik menyadari bahwa penonton resmi terdaftar jauh di atas kapasitas resmi untuk setiap tempat,”

“Di antara foto dan rekaman banyak kursi kosong, dapat diasumsikan bahwa banyak game bahkan tidak mencapai kapasitas,” tulis laporan yang dikutip Sportbible.

Sehingga, Qatar dinilai melakukan penambahan pada jumlah penonton yang hadir di Stadion. Hal itu semakin memperburuk citra tuan rumah Piala Dunia edisi kali ini.

Baca Juga

1. Qatar Menambah Catatan Buruknya sebagai Tuan Rumah

Pemain Qatar dan Ekuador berjabat tangan sebelum pertandingan pembuka Piala Dunia 2022, Minggu (20/11/22) malam WIB (REUTERS/Molly Darlington)

Sebelumnya, Qatar juga mendapatkan dugaan melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), terkait dengan pembangunan stadion.

Hal tersebut dikarenakan sebagian besar pekerja dari luar negeri dipaksa melakukan percepatan pembangunan, guna persiapan Piala Dunia 2022.

Selain itu, Qatar juga dianggap melakukan hal kontroversial, karena menolak melakukan toleransi terhadap LGBT, serta menolak minuman beralkohol masuk ke dalam stadion.

Baru-baru ini, Qatar semakin mendapatkan cap buruk sebagai tuan rumah gelaran Piala Dunia 2022. Mengingat, mereka melakukan penggelembungan angka pada jumlah penonton yang hadir ke stadion.

Hal tersebut dilakukan oleh Qatar dengan mengumumkan 67.372 penonton hadir ke Stadion Al Bayt, dalam pembukaan Piala Dunia 2022. Padahal kapasitasnya hanya mencapai 60.000 bangku.

Baca Juga

“Pertandingan Belanda melawan Senegal dikatakan mencapai 41.721 penonton hadir di dalam Stadion Al Thumama, yang hanya berkapasitas 40.000,” tulis laporan dari Sportbible.

“Foto-foto yang diambil saat Belanda menang 2-0 atas Senegal menunjukkan seluruh bagian stadion kosong saat Belanda merayakan gol telat.”

Baca Juga

Keadaan itu juga memancing respon dari beberapa pengamat sepak bola di seluruh dunia. Bahkan, mereka tidak segan-segan untuk mengecam Qatar.

“Lebih banyak kursi kosong di Senegal-Belanda daripada di konvensi penderita wasir, Jumlah kursi kosong di setiap stadion benar-benar membuat turnamen ini terasa seperti Euro Covid,” ujar salah satu penggemar, Paddy Power.

“Kami berada 30 menit di Stadion Al Thumama, masih ada deretan kursi kosong. Ini bisa dibilang permainan terbaik di tempat terkecil,” tambah wartawan Kanada, Joe Callaghan dikutip dari Sportbible.

Baca Juga

Sumber: Sportbible

Piala DuniaQatarPiala Dunia 2022StadionUpdate Piala Dunia 2022

Berita Terkini