x

Bersinar! 3 Warisan Antonio Conte Ini Makin Moncer di Inter Milan Bersama Inzaghi

Kamis, 9 Februari 2023 17:40 WIB
Editor: Subhan Wirawan
Meski sudah ditinggal Antonio Conte musim lalu, namun penampilan tiga bintang Inter Milan berikut dianggap alami perkembangan di bawah arahan Simone Inzaghi.

INDOSPORT.COM – Meski sudah ditinggal Antonio Conte musim lalu, namun penampilan tiga bintang Inter Milan berikut dianggap alami perkembangan di bawah arahan Simone Inzaghi.

Seperti diketahui, Inter Milan sempat menjadi raja Liga Italia dengan meraih scudetto musim 20/21 lalu saat masih dilatih Antonio Conte.

Namun setelah ditinggal sang pelatih yang memutuskan hengkang ke Liga Inggris dan memperkuat Tottenham pada musim 21/22, Inter Milan gagal mempertahankan gelar juara mereka.

Simone Inzaghi yang ditunjuk sebagai penerus Antonio Conte di Inter Milan, sejauh ini masih belum bisa memberikan gelar scudetto buat La Beneamata dan pencapaian terbaiknya hanya jadi runner up musim lalu.

Meski begitu, Simone Inzaghi dianggap mampu mengembangkan bakat para pemain Inter Milan, bahkan menjadikan mereka sebagai pemain top saat ini.

Baca Juga

Melansir dari laman Gazzetta, disebutkan bahwa Nicolo Barella, Alessandro Bastoni dan Lautaro Martinez mampu menunjukkan kualitas terbaik mereka selama dilatih oleh Simone Inzaghi.

Ketiga pemain tersebut sejatinya sudah jadi pilar utama Inter Milan saat meraih gelar Serie A musim 20/21 lalu bersama Antonio Conte.

Baca Juga

Namun ketiganya dianggap belum matang, lantaran masih berusia awal dua puluhan. Terutama Alessandro Bastoni yang saat itu baru memasuki usia 21 tahun.

Sementara Nicolo Barella dan Lautaro Martinez yang jadi pilar utama di sisi penyerangan Inter Milan saat juara Serie A dua musim silam, masih berusia 23 dan 22 tahun.

Sempat diprediksi bakal redup lantaran dilatih dengan pelatih berbeda, namun ketiga pemain tersebut malah semakin bersinar dan kini masih jadi tumpuan Inter Milan.


1. Tiga Pemain Warisan Conte Semakin Bersinar

Lautaro Martinez dari Inter Milan merayakan golnya REUTERS-Alberto Lingria

Laman Gazzetta menjelaskan, bahwa ketiga pemain tersebut (Nicolo Barella, Alessandro Bastoni dan Lautaro Martinez), menjelma sebagai pemain dengan karakter yang lebih berwarna bersama Inzaghi.

Nicolo Barella misalnya, mantan pemain Cagliari ini berhasil bertransformasi sebagai gelandang serang dan mezzala handal yang jarang ditemukan di era Liga Italia modern.

Berbakal taktik Inzaghi yang lebih ekspansif dan menyerang, membuat Nicolo Barella lebih sering masuk ke sepertiga akhir dan bergabung dengan rekan satu tim di sekitar area penalti.

Sementara Alessandro Bastoni alami perkembangan dari sisi pergerakan serta visi bermain yang tak hanya fokus dalam bertahan.

Selama berada di bawah komando Inzaghi, pemain berusia 23 tahun ini lebih sering menyerang dari sisi kiri dalam formasi tiga bek Inter Milan.

Baca Juga

Ditunjang dengan passing, crossing, dan dribblingnya yang tajam, membuat Alessandro Bastoni sering digunakan sebagai senjata untuk mencoba membuka pertahan lawan.

Namun dari kedua pemain diatas, perkembangan dan perubahan Lautaro Martinez jadi yang paling drastis menurut Gazzetta.

Baca Juga

Sempat menjadi bayang-bayang Romelu Lukaku saat menjuarai Liga Italia 20/21 lalu, pemain asal Argentina ini berhasil membuktikan dirinya sebagai mesin gol utama.

Selama di era Conte, Lautaro Martinez memang kerap bermain di belakang striker utama, Romelu Lukaku, sehingga tak heran jika jumlah golnya kalah saing dengan sang tandem.

Akan tetapi di bawah kepemimpinan Inzaghi, Lautaro Martinez mampu menjelma sebagai striker tunggal dan jadi tumpuan Inter Milan untuk mencetak gol.

Terbukti sepanjang musim 21/22 kemarin, Lautaro Martinez berhasil mencetak 25 gol dari semua kompetisi. Jumlah tersebut lebih banyak ketimbang saat dirinya bermain bersama Lukaku.

Baca Juga
Inter MilanAntonio ConteSimone InzaghiLiga Italia

Berita Terkini