x

Dihajar Udinese dan Makin Jauh dari Puncak Klasemen, Tanda-Tanda AC Milan Krisis?

Senin, 20 Maret 2023 17:47 WIB
Editor: Nugrahenny Putri Untari
AC Milan saat ini masih tertahan dalam perjuangannya meraup poin di klasemen Liga Italia (Serie A). Foto: REUTERS/Daniele Mascolo.

INDOSPORT.COM - AC Milan masih cukup jauh dari puncak klasemen sementara Liga Italia (Serie A), yang saat ini dikuasai oleh Napoli dengan 71 poin dari 27 pertandingan.

Sementara itu, AC Milan untuk sekarang bertengger di peringkat empat dengan raihan 48 poin, juga dari jumlah pertandingan yang sama.

Upaya mereka untuk mengejar ketertinggalan, bahkan dari penghuni peringkat tiga, Inter Milan yang berselisih dua angka saja, sedang mengalami kebuntuan.

Pasalnya, anak-anak asuh Stefano Pioli baru saja menelan kekalahan dari Udinese di Liga Italia pada Minggu (19/03/23) dengan skor 1-3.

Roberto Pereyra membuka keunggulan Udinese cukup cepat pada menit ke-9, yang kemudian sempat dibalas Zlatan Ibrahimovic lewat tendangan penalti pada menit ke-45.

Baca Juga

Namun sayang, kontribusi Ibra tersebut tidak mampu menolong AC Milan lantaran Udinese lagi-lagi mencetak gol melalui Beto dan Kingsley Ehizibue.

Hasil pertandingan Udinese vs AC Milan ini tentu menjadi penjegal langkah Rossoneri yang musim lalu tampil cemerlang hingga berhasil scudetto.

Baca Juga

Selain itu, pertandingan tersebut membuat sepak terjang AC Milan dan penampilan sejumlah pemain Stefano Pioli menjadi sorotan, termasuk Rafael Leao.

Pemain yang belakangan juga laris manis diperbincangkan di bursa transfer ini mengalami penurunan performa, bahkan tidak mampu berbuat banyak melawan Udinese.

Laman Sempre Milan mencatat, ia melakukan dua kali tembakan on goal namun tidak ada satu pun yang berhasil bersarang ke gawang Udinese.

Baca Juga

1. Isu-Isu di AC Milan Saat Ini

AC Milan saat ini masih tertahan dalam perjuangannya meraup poin di klasemen Liga Italia (Serie A). Foto: REUTERS/Daniele Mascolo.

Kegagalan Rafael Leao dalam menambah pundi-pundi golnya ini pun membuat pemain yang satu ini harus melanjutkan ‘puasa’ menjebol gawang lawan.

Ia pun harus rela upayanya untung merangkak naik di daftar top skor sementara Liga Italia 2022-2023, karena gol teranyarnya dicetak di laga kontra Lecce bulan Januari lalu.

Rafael Leao sendiri saat ini sudah mencetak delapan gol, yang jumlahnya sama banyak dengan rekan setimnya sendiri di AC Milan, Olivier Giroud.

Di sisi lain, perihal perpanjangan kontraknya di AC Milan juga cukup menyita konsentrasi pemain asal Portugal ini dalam beberapa waktu terakhir.

Padahal, dari kabar yang sempat beredar, Paolo Maldini dan Ricky Massara ingin menyelesaikan isu ini setelah Piala Dunia 2022 - yang ternyata tidak terlaksana.

Baca Juga

Stefano Pioli tentu berharap pemainnya ini bisa segera kembali ke penampilannya yang gacor sejak awal musim 2022-2023 hingga pertengahan Januari 2023.

Apalagi, saat ini ia merupakan salah satu andalan AC Milan dalam mencetak gol selain Olivier Giroud, serta wakil mereka di daftar top skor Liga Italia.

Baca Juga

Tentu saja, AC Milan masih punya sejumlah pemain yang bisa mereka andalkan dengan tidak melulu mengandalkan dua nama di atas untuk menjebol gawang lawan.

Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri bahwa strategi serang mereka yang tidak bergigi saat menghadapi Udinese juga layak diangkat sebagai isu krusial.

Mereka nyaris tidak pernah memberi ancaman yang berarti untuk Udinese karena Zlatan Ibrahimovic tidak bermain ngeklik dengan Rafael Leao atau Alexis Saelemaekers.

Baca Juga

2. Isu-Isu Lainnya

AC Milan saat ini masih tertahan dalam perjuangannya meraup poin di klasemen Liga Italia (Serie A). Foto: REUTERS/Daniele Mascolo.

Sementara itu, masuknya Charles De Ketelaere, Ante Rebic, serta Divock Origi juga tidak membawa dampak signifikan bagi serangan AC Milan.

Namun krisis yang nampaknya muncul setelah laga kontra Udinese bagi AC Milan tidak sebatas urusan Rafael Leao dan ketajaman lini serang saja.

Kemampuan bertahan Rossoneri juga turut disorot, apalagi menurut laporan Sempre Milan, mereka sudah kebobolan 25 kali sepanjang tahun 2023 ini.

Masalanya, jumlah tersebut menjadi yang terbanyak kedua setelah Cremonese (26), yang tidak ayal membuat sisi defensif Rossoneri jadi sorotan tersendiri.

Beruntung, dengan catatan tersebut AC Milan masih berada di zona Liga Champions, sedangkan di sisi lain Cremonese harus berkutat di zona degradasi klasemen.

Meski saat ini perlu mengatasi sejumlah isu setelah kalah di tangan Udinese, Stefano Pioli nampaknya masih bisa tersenyum dengan sepak terjang tim asuhannya.

Pasalnya, AC Milan masih bertahan di Liga Champions, bahkan sudah menginjakkan kaki di perempat final setelah mendepak wakil Inggris, Tottenham Hotspur.

Di perempat final Liga Champions pada bulan April nanti, Olivier Giroud dkk akan menghadapi sesama rival mereka di Serie A, Napoli.

Sementara itu di kompetisi domestik, mereka dijadwalkan berjumpa lawan yang sama yakni Napoli pada 3 April 2023. Pertandingan ini akan sangat krusial bagi keduanya.

Apakah AC Milan bisa bangkit setelah kekalahan dari Udinese? Jawabannya baru bisa dilihat saat Serie A Liga Italia kembali digelar pada 1 April mendatang.

Sumber: sempre milan, acmilan.com 

Baca berita sepak bola dan olahraga lainnya di Google News

AC MilanUdineseStefano PioliLiga ItaliaAC Milan NewsBerita Liga Italia

Berita Terkini