eSports

RRQ Lemon Lancarkan Kritikan Keras ke Penyelenggara MPL ID S6, Kenapa?

Senin, 26 Oktober 2020 18:24 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor:
© instagram.com/ikhsan_lemon
Ikhsan Lemon, bintang tim RRQ Mobile Legends Copyright: © instagram.com/ikhsan_lemon
Ikhsan Lemon, bintang tim RRQ Mobile Legends

INDOSPORT.COM – Atlet eSports, Muhammad Ikhsan atau yang dikenal sebagai RRQ Lemon, melancarkan kritikan keras kepada penyelenggara MPL ID S6.

Lemon yang tergabung dalam tim eSports Rex Regum Qeon (RRQ) Hoshi merupakan salah satu pemain terbaik di scene Mobile Legends. Ia dan tim RRQ Hoshi tercatat telah meraih tiga trofi MPL.

Baru-baru ini Lemon yang dikenal sebagai sosok yang pendiam dan cuek, secara mengejutkan berani menyampaikan kritikan kepada pihak penyelenggara MPL ID S6.

Melansir dari laman ONE eSports, Lemon menyampaikan bahwa MPL harus memperbaiki in game maupun out game agar turnamen selanjutnya bisa lebih baik lagi.

“Pertama room turnamen mereka masih sering ngebug. Kemudian sistem juga belum rapi, seperti memberi role jungler tapi semuanya belum stabil,” kata RRQ Lemon.

“Sebut saja duit dari jungler masih tidak stabil seperti lane lain. Terus minion junglenya juga responsnya lama. Terus ketika ada acara turnamen sering ngaret, break terlalu lama,”

“Kadang bikin pro player yang main cape nunggunya. Mood dan suasana pun menjadi tidak stabil lagi karena kelamaan nunggu. Sama apalagi ya, banyak sih,” jelasnya.

Jika ditilik, memang turnamen MPL ID S6 beberapa kali jam pelaksanaannya sempat mundur terlalu lama hingga hampir satu jam, terutama saat pertandingan terakhir di babak playoffs.

Meski demikian, Lemon kembali turut andil dalam mempersembahkan gelar juara MPL ID untuk ketiga kalinya, setelah RRQ Hoshi sukses menumbangkan Alter Ego dalam pertandingan yang berlangsung amat sengit.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%