eSports

Terkuak! Uang Rp 22 Miliar EVOS Winda Earl Belum Dikembalikan Maybank

Sabtu, 12 Desember 2020 10:01 WIB
Penulis: Martini | Editor: Pipit Puspita Rini
Winda Lunardi, atlet eSports cantik di tim EVOS. Copyright: © Instagram@evos.earl
Winda Lunardi, atlet eSports cantik di tim EVOS.

INDOSPORT.COM - Ada fakta yang terkuak baru-baru ini. Uang senilai Rp 22 miliar milik atlet eSports Winda 'Earl' Lunardi yang hilang beberapa waktu lalu hingga kini belum juga dikembalikan oleh pihak Maybank.

Padahal, pihak bank sudah berjanji untuk mengembalikan uang nasabah atas nama Winda Lunardi yang sempat disalahgunakan oleh kepala Maybank cabang Cipulir, yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, Maybank rupanya tidak serta merta memberikan Rp 22 miliar untuk Winda 'Earl'. Perlu ada penyelidikan dan pengecekan data sebelum mereka benar-benar mengganti uang milik atlet eSports Mobile Legends itu.

Fakta ini terkuak saat Winda 'Earl' melakukan live streaming di Nimo TV bersama mantan pemain EVOS eSports, Yurino 'Donkey'. Ia mengaku harus menghemat pengeluaran, termasuk keinginan untuk membeli gadget.

"Aku kesel banget, ini HP kan kepenuhan cuma 64 (ROM/penyimpanan), terus filenya itu hilang semua," curhat Winda 'Earl' pada Donkey dkk yang tergabung di Geng Kapak.

"Ini baru namanya contoh-contoh orang pelit. Sudah jelas-jelas ada Rp 22M, tapi beli masih mau yang murah," ucap Donkey, menanggapi keluhan Winda 'Earl' yang juga pemain EVOS.

"Pertama, uang Rp 22 miliar aku belum balik. Kedua, aku sudah dua bulan nggak ada penghasilan sama sekali. Aku nggak akan mengemis harta orang tua," tegas Winda.

Beruntung, saat ini Winda 'Earl' sudah punya cukup waktu untuk melakukan live streaming dan membuat konten di Youtube EVOS TV atau kanal pribadi miliknya, sehingga ia sudah bisa menambah pundi-pundi rupiah.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%