Meski menang, namun pelatih UNJ Nur Fitrianto mengakui timnya harus bekerja keras sebelum mengalahkan Netics. Menurutnya Netics yang diperkuat pemain muda memang unggul dalam tenaga. Apalagi, mereka punya skill yang bagus.
"Saya meminta agar bisa mencetak gol di menit-menit awal. Tapi ini sulit dilakukan. Kami baru bisa mencetak gol di babak kedua saat lawan sudah kelelahan," ungkap Nur.
Sementara, manajer Netics Teguh Hariadi mengakui keunggulan UNJ. Menurutnya Netics banyak belajar dari UNJ. Karena itu kekalahan satu gol sudah cukup bagus bagi timnya.
"Kami sudah berusaha maksimal. Bila akhirnya kalah 0-1 itu sudah sangat bagus karena kami biasanya kalah dengan skor telak," kata Teguh.
Menurutnya kekalahan itu tak mempengaruhi soliditas tim. Mereka tetap percaya diri menghadapi laga berikutnya.
"Kami belajar dari kekalahan tersebut. Kini, kami makin percaya diri dan berharap bisa revans saat kembali bertemu UNJ," jawabnya.