Pasca gelaran Piala AFF 2016, pecinta olahraga si kulit bundar Tanah Air akan kembali dimanjakan dengan penampilan Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia yang akan berjuang di Piala AFF Futsal 2016 di Thailand, Januari tahun depan.
Penampilan ngotot dan pantang menyerah yang ditunjukan Timnas sepakbola pada Piala AFF lalu disebut menjadi motivasi tersendiri bagi penggawa Timnas Futsal untuk tampil menggila dan memberikan yang terbaik di gelaran Piala AFF futsal bulan depan.
“Iya, bisa dibilang saya sangat termotivasi. Perjuangan Timnas Indonesia kemarin di Piala AFF sudah maksimal. Karenanya, saya sendiri termotivasi ingin balas kekalahan Timnas sepakbola kemarin di AFF,” ujar salah pemain Timnas, Bambang Bayu Saptaji.
Terkait keinginan untuk tampil baik di Piala AFF Futsal 2016 nanti, maka Federasi Futsal Indonesia (FFI) diwajibkan untuk membentuk Timnas yang tangguh. Karenanya INDOSPORT mencoba mengulas lima nama pemain berbakat yang berpotensi masuk starting V untuk Piala AFF Futsal 2016 ini.
Berikut ulasan singkat INDOSPORT mengenai lima nama yang tampil cukup apik dalam liga futsal nasional tahun ini.
M. Ikhsan Rahardian (Kiper)
Pencapaian Black Steel Manokwari musim ini dengan menjadi juara Pro Futsal League (PFL) 2016, tentu saja tidak lepas dari sosok penjaga gawang, M. Ikhsan Rahardian yang tampil konsisten sepanjang babak regular hingga final.
Sempat merasakan kegetiran bersama tim terdahulu, Persija Futsal Jakarta yang terdegradasi di musim 2015, Ikhsan kemudian bangkit dan menunjukan tajinya bersama Black Steel.
Ia disebut sebagai salah satu kiper berbakat karena refleknya yang luar biasa saat berada di bawah mistar gawang. Keunggulan lainnya adalah ia jauh dari publikasi sehingga bisa fokus berlatih dan meningkatkan kemampuannya.
Iksan Rahadian sendiri awalnya tidak terpilih saat Timnas futsal berlaga di CFA International Futsal Tournament 2016. Akan tetapi, ia kemudian dipanggil untuk menjalani Training Center untuk persiapan Piala AFF 2016 Januari tahun depan.
"Saya sendiri pengen banget sih, bela timnas, tapi kayanya sekarang saingan kiper banyak. Rahasia sendiri selalu fokus saat latihan," ujar Ikhsan tentang rahasianya tampil garang saat pertandingan.
Sunny Rizky (Anchor)
Pemain yang satu ini merupakan salah satu penerus Jaelani Ladjanibi di posisi anchor. Usianya yang masih muda dan gaya bermainnya yang tenang menjadi salah satu keunggulan Sunny Rizky.
Selama gelaran Pro Futsal League (PFL) 2016, Sunny tampil cukup baik bersama Vamos Mataram. Ia berhasil berperan sebagi pengalir bola sekaligus pematah serangan lawan dan membawa timnya melaju ke babak final sebelum akhirnya ditaklukan oleh Balack Steel Manokwari.
Pengalamannya di dunia futsal sudah cukup panjang diantaranya meraih emas Pekan Olahraga Kota Depok 2012, medali perunggu Pekan Olahraga Daerah (PORDA) 2014, medali Perak Pekan Olahraga Mahasisawa (POM) ASEAN 2014, Juara dua liga futsal nasional bersama Pinky Boys 2016 dan Vamos Mataram 2016.
Ardiansyah Runtuboy (Flank)
Penampilan pemain berumur 17 tahun ini seolah-olah dinanti oleh penggemar futsal Tanah Air. Ia kerap menyihir lawan saat mengolah bola melalui gocekan dan skil yang tidak usah diragukan lagi.
Pergerakannya yang liar dan menyisir dari sisi lapangan menjadikannya salah satu flank yang patut diwaspadai tim lawan. Kelebihan lain dari Ardi adalah kecepatannya. Tidak heran apabila pemuda Papua tersebut cepat beradaptasi dengan dunia futsal, pasalnya ia merupakan jebolan pesepakbola tim juara, Persipura Jayapura.
Selama akriernya di dunia futsal, Ardi pernah merai gelar pemain terbaik Turnamen Futsal Nasional, Rafhely Specs Cup V-2015 di Kota Padang. Selain itu pemain milik Black Steel Manokwari tersebut membawa tim sekolahnya, SMAN 4 Jayapura, menjadi yang terbaik di Pocari Sweat 2014. Piala Walikota Pekanbaru 2015 lali juga diraihnya saat masih berseragam FC Pingdus Surabaya.
Bambang Bayu Saptaji (Flank)
Meski memiliki tubuh yang tidak terlalu berisi, kemampuan pemain 24 tahun ini tidak perlu diragukan. Pergerakannya yang lincah dalam membuka ruang, gocekan maut serta shooting keras menjadi ciri khas Bayu Saptaji.
Tidaklah heran apabila ia menjadi pemain futsal Indonesia yang direktur klub asing. Adalah klub asal China, Dalian Yuan Dinasty yang memakai jasa Bayu Saptaji pada 2014 lalu dan berhasil mengantarkan klub tersebut meraih gelar juara.
Pemain yang akrab dengan inisial BBS ini, sudah malang melintang di dunai futsal dan memiliki jam terbang yang cukup di level internasional yang tentunya akan membantu Indonesia meraih kejayaan di Piala AFF futsal nanti.
Andri Kustiawan (Pivot)
Pemain milik klub Vamos Mataram ini bisa dibilang sebagi predator kotak penalti. Andri memiliki insting penyelesaian akhir yang akurat serta didukung dengan penguasaan bola serta bodi balance yang stabil, sehingga ia menjadi paket lengkap di posisi pivot.
Terbukti Andri meraih gelar top skor gelaran Pro Futsal League (PFL) 2016 dengan koleksi 25 gol meski timnya hanya menjadi runner up di liga futsal nasional.
Andri belakangan ini selalu menjadi andalan Timnas futsal Indonesia. Ia juga kerap menjadi pemain pertama yang selalu meredam serangan lawan sebelum masuk ke area pertahanan Tim Merah Putih.