Gara-gara Curang, Pelari 70 Tahun Dicoret dari Maraton Los Angeles

Kamis, 4 Juli 2019 08:41 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Yohanes Ishak
© BBC
Ilustrasi lomba lari maraton Copyright: © BBC
Ilustrasi lomba lari maraton

INDOSPORT.COM – Seorang pelari berusia 70 tahun, Frank Meza, yang pernah memecahkan rekor tercepat didiskualifikasi dari ajang maraton Los Angeles, Amerika Serikat.

Frank Meza, menjadi pelari tercepat di kategori peserta 70 tahun dengan catatan waktu 2:53:10, dalam ajang maraton yang berlangsung di Los Angeles pada tanggal 24 Maret 2019 lalu.

Namun, tak sampai empat bulan setelah Meza berhasil mencatatkan rekor, pihak peyelenggara Los Angeles Marathon mencoretnya dari daftar penerima penghargaan atas rekornya.

Dilansir dari lama CBS Sports, Meza didiskualifikasi karena tertangkap melakukan kecurangan selama berlari. Pihak LA Maraton merasa curiga karena mustahil Meza mencatat waktu secepat itu di usianya sudah renta.

Aksi curangnya ini ketahuan ketika operator lomba memutar ulang rekaman kamera keamanan, di mana pada satu titik Meza terlihat meninggalkan jalur lari dan masuk kembali di titik lainnya.

Untuk memperkuat bukti kecurangan, Conqur Endurance Group selaku operator juga mengumpulkan berbagai rekaman video di toko-toko pinggir jalan sepanjang jalur 26,2 mil.

© Los Angeles Times
Frank Meza, pelari berusia 70 tahun yang kedapat melakukan kecurangan Copyright: Los Angeles TimesFrank Meza, pelari berusia 70 tahun yang kedapat melakukan kecurangan

“Bukti video juga dikonfirmasi oleh laporan saksi mata yang kredibel,” kata pihak operator. “Menurut perhitungan kami, waktu lari aktual Meza di segmen lari 5K lebih cepat dari rekor dunia 5K di kelompok usia 70-74 tahun, suatu prestasi yang mustahil selama maraton.”

Meza, yang merupakan pensiunan dokter, menanggapi pencoretan namanya dari daftar rekor, mengaku bahwa saat itu dia meninggalkan arena lari untuk pergi ke kamar kecil.

Kemudian dia kembali meneruskan berlari lewat trotoar, yang tidak terekan kamera CCTV dan kembali ke jalur di titik operator menemukan sosoknya dalam rekaman.

Meski tersangkut kasus tersebut,  Meza tidak berniat untuk pensiun. Dia bahkan berencana akan mengikuti Maraton Los Angeles pada tahun 2020 dan bertekad mencetak waktu kurang dari tiga jam.

Lebih tua dari Meza, seorang kakek berusia 81 tahun, Chau Wai Chuen, asal Hong Kong, masih menggeluti dunia maraton dengan resep bugar yang selali rutin ia lakukan.