x

BKN PDIP Pinta Formula E Jakarta Hadirkan Budaya Betawi

Rabu, 19 Januari 2022 18:21 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Juni Adi
Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan DKI Jakarta memberikan usulan untuk menonjolkan budaya Betawa saat gelaran Formula E.

INDOSPORT.COM – Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan DKI Jakarta memberikan usulan untuk menonjolkan budaya Betawa saat gelaran Formula E.

Sebagaimana diketahui Kawasan Ancol, DKI Jakarta akan menjadi tuan rumah bagi kejuaraan dunia balap Mobil Formula E, yang rencananya digelar pada Juni 2022 nanti.

Menjadi tuan rumahnya DKI Jakarta pun membuat BKIN PDIP menilai bahwa ini bisa menjadi kesempatan untuk memamerkan budaya Betawi yang menjadi khas dari tuan rumah kepada dunia.

Baca Juga
Baca Juga

"Hal ini dikarenakan tuan rumah acara ini adalah DKI Jakarta," kata Shalimar Anwar Sani, selaku Kepala BKN PDI Perjuangan DKI Jakarta, dilansir dari Antara.

Kemudian Shalimar mengatakan, FIA World Motor Sport Council yang berlokasi di Paris telah menetapkan Kota Jakarta sebagai tuan rumah gelaran Formula E sekaligus meratifikasi kalender balapan musim kedelapan 2021/2022.

Baca Juga
Baca Juga

Ia turut mengharapkan bahwa panitia penyelenggara menghadirkan berbagai budaya Betawi yang tidak hanya menampilkan perhelatan maupun ornamen, namun menyajikan kuliner, pakaian khas, musik dan pertunjukan adat Betawi.

Lebih lanjut Shalimar menegaskan, kebudayaan tidak hanya bicara kesenian.

Melainkan lebih dalam tentang peradaban mengandung nilai filosofis, historis dan kultur yang diturunkan leluhur kepada sebagai generasi penerus.


1. Formula E Bisa Jadi Ajang Mengangkat Budaya Betawi

Ilustrasi Formula E jadi di Jakarta.

"Maka menjadi penting untuk tetap menjalankan budaya dan adat itu sendiri, termasuk budaya Betawi pada saat perhelatan Formula E di DKI Jakarta dengan melibatkan seniman maupun UMKM Betawi," ungkap Shalimar.

Shalimar juga menekankan identitas bangsa terlihat dari kebudayaan sehingga tepat jika gelaran Formula E mengangkat budaya Betawi sebagai bentuk apresiasi kepada leluhur yang memberikan identitas Bangsa Indonesia.

“Jangan sampai kita sibuk menggapai level internasional tapi melupakan keluhuran budaya kita sendiri," katanya.

Yang terpenting, kata Shalimar, jangan sampai dengan alokasi anggaran yang tidak sedikit, tidak memberikan efek peningkatan ekonomi untuk warga DKI Jakarta.

DKI JakartaFormula E

Berita Terkini